Besok, album baru Meshuggah yang bertajuk “The Violent Sleep Of Reason” resmi dirilis di seluruh dunia via label rekaman Nuclear Blast. Inilah album pertama dari band pionir extreme tech-metal asal Swedia tersebut yang proses rekamannya dilakukan secara live selama kurun waktu lebih dari 20 tahun perjalanan karir mereka.

“Ada energi tertentu yang terasa saat melakukan rekaman live, jika dibandingkan dengan rekaman yang terpisah dan melalui proses pemolesan. Tidak ada yang salah dengan (metode) itu, tapi kami merasa ingin kembali menengok ke belakang, bagaimana kami biasa melakukannya di era ‘90an, semacam berusaha melakukannya secara old-school. Kami menginginkan tantangannya,” cetus dramer, Tomas Haake yang kali ini kembali mendominasi penulisan lirik dan musik.

meshuggah_-_the_violent_sleep_of_reason

Sementara jika menggunakan komputer, lanjut Tomas, maka biasanya musisi cenderung selalu ingin melakukan revisi. Semuanya menjadi terdengar sempurna. Seperti ‘Obzen’ dan ‘Koloss’ yang disebutnya terlalu sempurna. “Rasanya tidak terlalu menangkap permainan yang apa adanya. Tapi saat rekaman live, Anda akan mendengarkan perbedaan-perbedaan (energi), terkadang ada yang bermain terlalu di depan, ada juga yang mungkin sedikit ke belakang. Jika hal-hal seperti itu dimatikan, maka Anda akan mematikan energinya.”

Album studio kedelapan Meshuggah ini digarap di Puk Studios di Kaerby, Denmark bersama Tue Madsen yang bertanggung jawab dalam tetek bengek urusan teknis rekaman. Sementara untuk ilustrasi sampul album kembali dieksekusi oleh Keerych Luminokaya, yang sebelumnya juga menggarap sampul album “Koloss”, “The Ophidian Trek” serta imej-imej baru untuk tujuh album penuh serta tiga album mini yang termuat di kemasan box set “25 Years Of Musical Deviance”.

Selain dalam bentuk cakram padat (CD) standar, “The Violent Sleep Of Reason” juga diedarkan dalam format piringan berwarna (vinyl) serta sebuah kemasan box set dalam jumlah terbatas. Juga tentunya, versi digital yang bisa dibeli di iTunes.

Seperti yang sudah menjadi ciri Meshuggah, kali ini Jens Kidman (vokal), Fredrik Thordendal (gitar), Mårten Hagström (gitar), Dick Lövgren (bass) dan Tomas Haake kembali menggetarkan gendang kuping para metalhead lewat geberan metal yang keras dan agresif. Begitu juga dengan tema lirik yang tidak jauh-jauh dari kejadian-kejadian keras yang terjadi saat ini. “Kami memang cenderung menulis hal-hal ‘gelap’ yang terjadi di sekitar kami. Karena memang tema seperti itu sangat merefleksikan musik yang agresif.”

Susunan lagu di album “The Violent Sleep Of Reason”: 1) Clockworks 2) Born In Dissonance 3) MonstroCity 4) By The Ton 5) Violent Sleep Of Reason 6) Ivory Tower 7) Stifled 8) Nostrum 9) Our Rage Won’t Die 10) Into Decay

 

Kredit foto: Olle Carlsson

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY