Jika sebuah band berhasil merilis album kedua, maka di situlah pembuktian keeksisan band tersebut yang sesungguhnya. Itulah keyakinan vokalis Dani Filth, yang akan merilis album kedua band metal Devilment, bertajuk “II – The Mephisto Waltzes” pada 18 November 2016 via Nuclear Blast Entertainment.

“Jika kami hanya merilis album lalu berhenti, semua orang akan berpikir bahwa proyek ini hanya sampingan dan tidak berjalan sesuai rencana,” ujar vokalis yang juga dikenal luas sebagai frontman band metal Cradle of Filth tersebut. “Album kedua sangat penting bagi setiap band, jika berhasil melewatinya maka akan terlihat jelas bahwa band tersebut serius adanya. Harus segera diwujudkan dan jangan menunggu sampai 10 tahun.”

 

Dani menggarap rekaman “II: The Mephisto Waltzes” bersama Nick Johnson (bass), Colin Parks (gitar), Lauren Francis (kibord, vokal) dan Matt Alson (dram) di Grindstone Studios sekitar Maret hingga Juli 2016 lalu, bersama Scott Atkins, produser yang juga pernah menangani penggarapan album milik Cradle Of Filth, Behemoth dan Savage Messiah. Oh ya, album kedua ini sudah tak lagi diperkuat oleh Daniel Finch, pendiri Devilment, setelah mengundurkan diri pada 2014 lalu.

Konsep musik di “II: The Mephisto Waltzes”, menurut Dani sedikit lebih dewasa dan eksperimental dibanding album pertamanya, “The Great And Secret Show” (2014). “Lebih banyak berempati dengan ide-ide dari kibord dan lebih mengedepankan permainan Lauren Francis. Tapi tetap sebuah album yang heavy, karena kami tidak ingin membuatnya terdengar nge-pop!”

Devilment dibentuk di Inggris oleh Daniel J Finch pada akhir 2011. Karena kesulitan mendapatkan vokalis, akhirnya Daniel mengajak Dani Filth bergabung. Mereka lantas menggarap demo berisi delapan trek berjudul “Grotescapology”, yang dikerjakan Dani setelah merampungkan rekaman album Cradle of Filth yang berjudul “The Manticore and Other Horrors” pada Oktober 2012. Setelah merilis “The Great And Secret Show”, Devilment menjalani tur dan menjadi band pendukung di tur konser Lacuna Coil dan Motionless in White di Eropa.

 

Kredit foto: Lola Photography

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY