Lahir lagi sebuah kelompok rock baru yang langsung terlihat unik. Blue Velvet namanya. Selain menjadi titik pertemuan pemusik dua generasi, formasinya yang ramping memperlihakan potensi yang dimiliki oleh setiap personelnya, yakni Ovy (gitar), Icez (bass), Rere (dram) dan penyanyi pendatang baru belia, Fianny Agatha. Band yang terbentuk di 2016 ini sudah memperlihatkan aksi panggung debutnya di acara amal untuk bencana banjir Garut, yang berlangsung di Rolling Stone café, 26 September 2016 lalu. Panggung berikut yang mereka jajal adalah ajang “1000 Band” di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD Serpong, 30 Oktober 2016 mendatang.

Ovy Rachmansyah adalah salah satu sosok yang membuat /rif selalu nampak hidup di atas panggung.  Alumni Trinity College of Music, London (1986 – 1990) dan Musician Institute, Hollywood (1990 – 1991) tersebut khatam betul dengan segala persoalan harmonisasi. Sementara Rere, bukan pula sosok asing di dunia perkusi.  Namanya meroket pertama kali sejak menyabet gelar “The Best Drummer” pada Festival Rock Indonesia 1986 bersama bandnya, Grass Rock. Sebagai session player,  pemilik nama lengkap Mochamad Reza ini sudah terlibat dalam banyak proyek rekaman, termasuk album “Terbaik-Terbaik” milik Dewa 19.

Generasi penyegar di Blue Velvet diwakili Icez yang memegang kontribusi penting dalam melahirkan band Kotak hingga dikenal seperti sekarang ini. Selama bertahun-tahun, bassis cewek enerjik ini menjadi andalan The Rock dan TRIAD. Ia juga menjadi produser untuk debut album  band cewek Poprock. Dan Fianny Agatha merupakan anomali di panggung musik  rock modern. Ia meteor tak tertahankan sejak menjuarai sebuah festival musik pada 2011. Karena warna vokalnya yang tebal dan ngerock – hal yang jarang dimiliki oleh kebanyakan penyanyi wanita Indonesia – talenta baru ini dengan singkat membuat jatuh hati beberapa nama tersohor. Ia berulang kali menjadi bintang tamu sejumlah konser Pas Band.

“Selama ini saya selalu kesulitan setiap kali ingin membawakan lagu “Getir” (single Pas Band dengan Reza), karena itu lagu itu jarang dibawakan. Namun sejak pertama berkolaborasi dengan Fianny, beban itu hilang dan saya selalu bisa membawakannya dengan enjoy di atas panggung,” komentar Yukie Arifin, vokalis sekaligus pendiri Pas Band.

Lebih dari satu kali Fianny Agatha juga menjadi partner duet yang kompak untuk penampilan solo Andy/rif. Sebagai talenta baru, pencapaian terbesarnya adalah ketika dipercaya menjadi opening act konser tunggal Nicky Astria di Bandung pada 2014 lalu.

“Saya sudah sering tampil satu panggung dengan sejumlah penyanyi, tapi baru kali ini menemukan seseorang dengan suara powerful seperti Fianny. Kalau saja dirinya tekun mengasah kemampuan olah vokal, Fianny bisa punya masa depan yang cerah sebagai penyanyi rock wanita,” puji Nicky Astria.

Kini Blue Velvet tengah bersiap menyusun single sebelum nantinya muncul sebagai kekuatan baru dalam bentuk sebuah album penuh.

 

 

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY