Usai memanas-manasi kuping metalhead lewat peluncuran single baru “Kontra Kebisuan” belum lama ini, kini Taring benar-benar sudah siap menggasak lewat album baru bertajuk “Orkestrasi Kontra Senyap” yang diedarkan via Grimloc Records, 21 Oktober 2016. Sebuah album dengan kualitas materi yang menurut para personelnya, yakni Hardy (vokal), Gebeg (dram) dan Angga (gitar) lebih matang serta eksplorasi maksimal dalam pengeksekusian riff-riff dan struktur lagu.

Band hardcore asal Bandung yang terbentuk pada 2013 ini butuh waktu dua tahun untuk melanjutkan ekspresi di rekaman sejak merilis album debut, “Nazar Palagan”, Oktober 2014 silam. “Dua tahun setelah debut (album) dan petualangan pada panggung-panggung yang konstan, Taring merasa cukup waktu untuk kembali menulis lagu baru dan masuk ke studio untuk album kedua,” ungkap mereka, lewat lamam Facebook resminya. Oh ya, lagu “Kontra Kebisuan” sendiri bisa diunduh (download) secara gratis lewat lama label rekaman Grimloc Records, atau bisa juga mendengarnya (streaming) lewat akun Soundcloud Grimloc Records.

Proses penggarapan album baru Taring, menurut pihak band yang dihubungi MUSIKERAS, kurang lebih hampir sama seperti rekaman lagu-lagu sebelumnya. “Akan tetapi sedikit berbeda dari segi penggarapan lagu di tiap track-nya. Lebih tertata dan terpola, mulai dari dram, bass, gitar dan vokal, semuanya kami kemas sesederhana mungkin. Terasa sedikit kaget memang karena belum terbiasa, namun pola seperti inilah yang membuat proses rekaman lebih menyenangkan lagi dan kami bisa bereksplorasi lebih di setiap track dalam lagunya.”

Dan jika dilihat secara keseluruhan, “Orkestrasi Kontra Senyap” terbilang lebih siap penggarapannya dibanding “Nazar Palagan”. “Juga lebih progresif, tapi benang merah-nya tetap hardcore dan sedikit ada ketukan drum punk dan rock era ’90-an.”

Namun, walau kendaraan utamanya hardcore, para personel Taring juga menyebut beberapa sumber inspirasi yang mempengaruhi proses penulisan lagu-lagu baru Taring. “Banyak sekali yang mengispirasi dari segi musikalitas Taring di album kedua ini, salah satunya album Backfire ‘My Broken World’, Metallica, Dream Theater, Misery Index, Soundgarden, TOOL, A Perfect Circle dan masih banyak lagi.”

Selain “Kontra Kebisuan”, dalam dua tahun terakhir Taring pernah juga merilis dua single lepas, yakni berjudul “Kekal Menjalang” (2015) serta single yang dirilis sebagai bagian dari kampanye Hari Anti Korupsi Internasional bertajuk “Konfrontasi Tanpa Solusi” (2015).

 

 

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY