Kabar mengejutkan datang dari Asking Alexandria, band metalcore asal Inggris yang pernah tampil di panggung Hammersonic Festival, di Jakarta 17 April 2016 lalu. Lewat laman Facebook resminya, gitaris Ben Bruce telah mengumumkan bahwa vokalis Denis Stoff tak lagi menghuni Asking Alexandria. Sebagai gantinya, vokalis orijinal Danny Worsnop yang sempat mengundurkan diri pada 22 Januari 2015 lalu kembali bergabung untuk menjalani proses rekaman album baru serta konser khusus, “10 Years In The Black” di Seattle, Washington, 25 Oktober.

“Kami telah berpisah dengan Denis, dan ada beberapa alasan untuk (keputusan) itu,” cetus Ben. Tapi lebih lanjut, Ben menegaskan bahwa Denis tidak dipecat. “Dia tau-tau berhenti berkomunikasi dengan kami.”

Setelah menjalani serangkaian tur beberapa waktu lalu, Denis kembali ke Ukraina, sementara personel Asking Alexandria lainnya, yakni Ben, gitaris Cameron Liddell, dramer James Cassells serta bassis Sam Bettley menuju Amerika Serikat untuk menjalani masa istirahat, sekaligus melakukan persiapan membuat video klip untuk lagu “Send Me Home”.

“Kami mulai menggarap beberapa lagu baru, mulai menulis dan merekam demo. Semuanya kelihatannya normal, namun kemudian dia (Denis) mendadak berhenti merespon. Saya mengiriminya pesan di ponsel, mengirim cukup banyak email bolak-balik, tak pernah ada jawaban. Kami semua bingung… apa yang terjadi? Dan lalu saya menerima pesan dari Denis yang berbunyi, ‘Asking Alexandria tak akan eksis jika saya tak mendapatkan apa yang telah dipinjam dari saya.’ Kami semua bingung, kami utang apa (padanya)?”

Dalam kebingungan, sementara ada jadwal tur ‘10 Years In The Black’ serta tur di Eropa yang telah dijadwalkan dimana Denis harusnya terlibat. “Tapi kami tak bisa menahannya. Kami tak tahu pasti apakah dia akan kemnali atau tidak.”

Singkat cerita, Asking Alexandria memutuskan move on, dan kembali mengajak Danny Worsnop bergabung. Belakangan, kebetulan hubungan mereka memang membaik. Bahkan sebelumnya sempat tertiup berita bahwa Ben dan Danny sedang menggarap musik kolaborasi. “Kami telah berteman selama satu dekade, dan itulah sebabnya kami bisa melangkah ke keputusan terbaik buat kami – baik untuk band ini. Seperti sebuah lingkaran penuh, kami kembali ke awal kami memulai (band ini) serta (alasan) kenapa kami memulainya.”

Bersama Denis Shaforostov, Asking Alexandria menelurkan satu album bertajuk “The Black” yang dirilis pada 25 Maret 2016 via Sumerian Records. Antara lain melejitkan hit “I Won’t Give In” dan “Undivided”. Lagu terakhir terakhir yang direkam Denis bersama Asking Alexandria adalah nomor daur ulang lagu milik My Chemical Romance yang berjudul “Famous Last Words”, yang termuat di album kompilasi “Black Parade Tribute” rilisan Majalah Rock Sound serta lagu milik Slipknot, “Duality” untuk album “Decades Of Destruction” rilisan Majalah Metal Hammer.

Asking Alexandria dibentuk di York, North Yorkshire pada 2003 oleh Ben Bruce. Sempat diperkuat formasi Ben, Danny Worsnop, bassis Joe Lancaster, kibordis Ryan Binns, serta James Cassells dan Cameron Liddell. Sekitar enam tahun kemudian, Joe dan Ryan mengundurkan diri. Hingga hari ini, Asking Alexandria sudah merilis empat album studio, yakni “Stand Up and Scream” (2009), “Reckless & Relentless” (2011), “From Death to Destiny” (2013) dan “The Black” (2016).

Keterangan foto: Formasi Asking Alexandria bersama Denis Stoff

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY