Walau cukup dekat dengan hiruk pikuk musik berdistorsi, yang antara lain ia geber di band grunge Konspirasi, atau yang berkadar medium di band Cokelat, rupanya Edwin Syarif justru memilih komposisi yang adem saat menggarap lagu instrumental pertamanya sebagai artis solo. Baru-baru ini, gitaris kelahiran Plaju, Sumatra Selatan ini meluncurkan single bertajuk “Sore” via label rekaman Greenland Indonesia.

Di lagu “Sore” tersebut, Edwin menawarkan sesuatu yang berbeda dibanding konsep musik instrumental berorientasi gitar umumnya. Ia sedikit menuangkan lelehan nada bernuansa Cokelat, namun diwakili lewat alunan gitar yang ‘bernyanyi’, tidak rumit namun indah, sehingga mudah diterima pendengar dan penggemar.

Lagu tersebut, menurut Edwin, terinspirasi dari kedamaian suasana sore hari di alam luas Indonesia. Ia ingin menonjolkan ketenangan, mengajak pendengar sejenak melupakan kesibukan hidup dan kegaduhan kota dengan alunan adem di komposisi “Sore”.

“Lagu ini penuh dengan gitar, merupakan penggambaran saya tentang suasana yang tenang, damai, penuh khayalan, dan sedikit ‘emosional’. Musik ‘80an dan ‘90an menjadi inspirasi besar saya dalam menghasilkan karya ini. Saya sangat menyukai isian gitar yang ‘bernyanyi’ dan ‘melodius’, semua tertuang dalam ‘Sore’. Semoga lagu ini bisa membuat tenang dan damai kepada orang-orang yang mendengarkannya,” ulas Edwin kepada MUSIKERAS.

Saat penggarapan rekamannya, Edwin melibatkan beberapa studio, salah satunya yang terakhir adalah di Dolphin Studio, tempat dimana Edwin juga melakukan proses reamp dari track gitar dry yang sudah ia rekam di studionya sendiri, di daerah Bekasi. Proses mixing dan mastering juga dilakukan di studio tersebut, dengan kawalan Bayu Randu sebagai sound engineer.

Untuk kebutuhan promosi, “Sore” juga sudah dibuatkan video klip, dan sengaja mencari lokasi yang bisa mewakili nuansa sore yang sedikit sendu, yakni di suatu wilayah di Cikarang. Video tersebut juga memberikan kesan tersendiri bagi Edwin Syarif, karena harus dilakukan dan diselesaikan tepat waktu, bersamaan dengan munculnya cahaya matahari sore.

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY