“Vespa” dan “punk” adalah dua dunia hobi yang menyatukan band ini. Jadilah namanya menjadi “Vespunk”, unit punk asal Jakarta yang baru saja merilis album penuh keduanya bertajuk “Salam Damai Mari Berkawan” (Farm House Records). Nah, di album yang memuat 10 geberan lagu punk variatif tersebut, band yang beranggotakan Wawah (vokal), Ledu (gitar), Matto (gitar), Fahri (dram) dan Farre (bass) ini menyodorkan “Satu Vespa Sejuta Saudara” sebagai single unggulan. Alasannya, menurut pihak Vespunk, lagu inilah yang dinilai paling mewakili ungkapan cinta para personelnya terhadap skuter Vespa. Tema Vespa lainnya juga ada di lagu lainnya, terutama yang bertajuk “Vespa Oi Oi”, dan “Takut Naik Vespa”.

Berbeda dibanding album debutnya yang lebih kental akan unsur pop punk, kini Vespunk mencoba melebarkan olahan musiknya dengan menyusupkan berbagai unsur sub-genre. Mulai dari nuansa gelap hard core punk dan emo, retro ala rockabilly, hingga new wave. Bahkan ada juga nomor akustik bertajuk “Harapan”. Selain itu, Vespunk juga mendaur ulang lagu lamanya, “Televisi” yang kali ini berlirik bahasa Indonesia. Sementara judul album sendiri, “Salam damai Mari Berkawan” dipilih untuk mengekspresikan motto Vespunk, sebuah slogan untuk saling menjaga persatuan dan selalu menghindari pertikaian.

“Do It Yourself” menjadi pegangan Vespunk dalam membesarkan dan mempromosikan karya rekamannya. Bertahan hidup dengan kemandirian. Selain karena sudah bermodalkan studio sendiri, mereka juga menjalani sendiri aktivitas penjualan merchandise seperti stiker, tshirt, keytag hingga CD serta mengaktifkan semua infrastruktur media sosial, termasuk situs resmi mereka, Vespunk.com.

Scooterhood adalah nama awal Vespunk saat dibentuk pada 2013 lalu. Nama tersebut diambil dari sebuah forum komunikasi persaudaraan penggemar skuter yang aktif dalam kegiatan otomotif dan sosial. Namun untuk menghindari kerancuan penyebutan dengan forum Scooterhood, akhirnya disepakati nama berubah menjadi Vespunk. Tak lama setelah terbentuk, Vespunk merilis album debutnya bertajuk “United Souls” yang berisi 11 lagu punk berbahasa Inggris.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY