Modern Guns, band melodic hardcore asal kota Depok telah merilis album terbarunya, “The Place Where I Left You” (2016) via label rekaman Armstrecth Records. Apa yang menarik dari album baru mereka ini? “Pembuatan lagu-lagunya cuma memakan waktu (selama) 12 hari,” cetus Gaga, vokalis Modern Guns, kepada MUSIKERAS.

Lanjut Gaga, pengalaman rekaman kali ini memang menarik, karena semua proses penggarapan album dikerjakan sendiri oleh Gaga, Rendy (gitar), Ichad (gitar), Calvin (bass) dan Edy (dram), sehingga lebih menghemat biaya produksi. “Ini juga pertama kalinya kami rekaman lagu-lagu yang belum pernah dibawakan latihan atau live sebelumnya, alias langsung take di studio rekeman. Karena kami nggak suka bikin album lama dan bertele-tela, hehehe. Kalau ada lagu ya langsung aja di-take!”

Dari keseluruhan lagu yang termuat di “The Place Where I Left You”, Gaga menyebut “Hopesfall” sebagai lagu yang ia anggap paling memuaskan aransemennya. “Karena kami banyak menyampurkan elemen di lagu itu. Ada spoken words-nya, ada isian gitar yang post rock/ambient dan isian vokal yang kasar ala-ala band emo revival .”

Untuk memperkaya pengolahan aransemennya – terutama dalam pengisian fill-in gitar – Gaga mengakui mereka banyak mendengarkan referensi, terutama dari band-band luar seperti This Will Destroy You, Gates, Touche Amore, Taken hingga Movement, Citizen dan Title Fight. Tapi dibanding band-band melodic hardcore lainnya, Modern Guns lebih mengutamakan pembuatan lagu yang ‘easy listening’.

“Bagi orang-orang yang baru dengerin musik kami jadi lebih gampang ‘kena’ waktu pertama kali dengerin,” ujar Gaga meyakinkan.

Modern Guns terbentuk pada 2010, dan hingga kini terbilang cukup produktif mengeluarkan karya. Dimulai dengan single “I Never Feel Alone” (2012), “1939” (2013), “Pure Love From The Black Heart” (2014) dan “Hopesfall” (2016).

Kredit foto: Amenkids

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY