Setelah terbentuk pada April 2013 lalu, unit metalcore asal Jakarta, Sovereign bertekad segera merilis album mini debut secepatnya. Sejauh ini, menurut siaran pers dari pihak band, mereka sudah punya tiga stok lagu, yaitu “The One Whom Earth Refuse”, “Underneath Our Tears” dan “No Faith Left to Break”.

“Insya Allah tahun ini (rilis),” cetus vokalis Jafarkibs kepada MUSIKERAS. “Karena kami pengen debut album ini bener-bener mateng, jadi kami juga harus sabar. Sejauh ini, kami masih dalam proses pematangan materi. Bukan perihal musik aja, liriknya pun kami perhatiin.”

Sovereign sendiri terbentuk di kampus pendidikan Jakarta oleh lima mahasiswa jurusan Bahasa dan Sastra Inggris UNJ. Diawali oleh Aul (gitar), Ryan (bass) dan Ryant (dram) yang membentuk band punk bernama Anake Nopah pada 2011. Lalu tak lama – setelah nama band berubah menjadi Sovereign – vokalis Jafar bergabung mengisi vokal dan gitar ritem. Pada 2014, bassis Ryan mengundurkan diri karena ingin fokus ke bandnya yang lain. Kini, Sovereign diperkuat formasi Jafarkibs, Aul, Ryant, Aaw (gitar) dan Mbe (bass). 

Tentang alasan menggunakan nama Sovereign, mereka menyebutnya bermakna ‘berdaulat’, dimana mereka berharap bisa berdaulat sendiri dengan skill, kemampuan, dan effort untuk bergelut di ranah musik keras. Untuk membentuk karakter musiknya, mereka pun menyerap berbagai pengaruh musikal, antara lain dari band-band seperti Trivium hingga Lamb of God, dan bahkan sedikit sentuhan nuansa Timur Tengah. “Soal referensi, kadang suka ajaib, nih. Awalnya dari Lamb of God, terus nggak sengaja ketemu band ethnic metal, Myrath. Beberapa referensi dari punk dan deathcore juga kami pakai.” (Mdy)

https://soundcloud.com/sovereign-official/the-one-whom-earth-refuse

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY