Lagi, pemanasan sebelum merilis album penuh tahun ini, unit metalcore asal Jakarta kembali meluncurkan single terbaru bertajuk “Men of Disasters” via Digital Music Platforms seperti Spotify, iTunes, Deezer dan lainnya. Sebelumnya, akhir tahun lalu, Wolfpak juga sudah merilis single pembuka yang bertajuk “Hall of Shames”.

Namun kali ini, Wolfpak yang tadinya dihuni lima musisi harus melepas gitarisnya, Tara yang mengundurkan diri pada Desember 2016 lalu. Menurut bassis Adit yang dihubungi MUSIKERAS, Tara tak bisa meneruskan karirnya bersama Wolfpak akibat kesibukan menjalankan usaha pribadinya yang tak bisa ditinggalkan. Sementara dari sisi kepentingan Wolfpak, sudah mulai banyak program yang jalan plus jadwal manggung yang mulai berdatangan.

Keluarnya Tara membuat Rama (vokal), Esa (gitar), Fikri (dram) dan Adit terpaksa mengolah ulang lagu “Men of Disasters” yang sebenarnya sudah rampung sejak personel masih berlima. “Jadi ada beberapa part yang ditambal lagi buat kebutuhan single kedua. Selebihnya sih, Alhamdulillah berjalan lancar,” ungkap Adit.

“Men of Disasters“ sendiri berkisah tentang introspeksi diri, bagaimana manusia dengan sombongnya tinggal di bumi, menghabiskan sumber daya alam sampai tak bersisa dan menjajah milik orang lain, sampai akhirnya di satu titik tak ada lagi yang tersisa. Setelah sadar tak bisa lagi membalikkan waktu. “Jadi roots of all evil yang terjadi di bumi ya ulah manusia sendiri,” tulis pihak band seperti yang tercantum di press release.

Rencananya, pertengahan tahun, Wolfpak segera fokus merampungkan proses penggarapan album. Dan sebelumnya, menurut Adit, band yang terbentuk pada 21 Juni 2015 tersebut akan melepas satu single lagi sebelum merilis album. “Jadi masa promonya nggak putus selagi garap album. Kalau semua lancar, akhir tahun atau paling lama awal tahun depan sudah bisa rilis album.” 

Sebelum menggunakan nama Wolfpak, band yang banyak terpengaruh musik Bullet for My Valentine, Trivium, Asking Alexandria dan Phinehas ini sempat mengibarkan nama Begging For Mercy saat pertama kali dibentuk. Formasi awalnya adalah Riyan, Tara, Rokas (gitar) dan Esa (dram). Selanjutnya terjadi perubahan formasi yang unik di band ini. Saat Rokas mengundurkan diri, mereka merekrut Fikri dari Unification yang malah mengisi posisi sebagai dramer. Esa lantas digeser menjadi gitaris tandem Tara. Selanjutnya, Fikri mengajak Adit, vokalis Unification untuk mengisi posisi bass. Kehadiran Rama sebagai vokalis baru akhirnya menjadi momentum pada perubahan nama. (Mdy)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY