Setelah didahului dengan single “The Divine Zero”, “Texas Is Forever” dan “Circles”, band rock/post-hardcore asal San Diego, California (AS), Pierce The Veil kembali merilis single terbaru, bertajuk “Floral & Fading” sebagai rangkaian promosi album “Misadventures” yang diluncurkan via label Fearless Records sejak 13 Mei 2016 lalu. Album “Misdaventures” sendiri sempat menempati peringkat No. 4 terlaris di Amerika Serikat versi chart Billboard Top 200 tahun lalu, pada minggu pertama sejak dirilis.

Tentang lagu “Floral & Fading” sendiri, Vic Fuentes (vokal, gitar), Jaime Preciado (bass), Tony Perry (gitar) dan Mike Fuentes (dram) mengaku, saat penggarapannya mereka tidak terlalu yakin bagaimana mendefenisikan lagu tersebut. “Semacam eksperimen yang kami lakukan di studio yang berakhir menjadi salah satu lagu favorit kami di album ini,” ungkap Vic Fuentes lewat siaran pers resminya.

Lebih lanjut, Vic juga mengutarakan tujuan besar penggarapan “Misadventures”, dimana ia ingin agar semua personel band bisa menonjol dengan kemampuan masing-masing. Selain itu, juga tertuang harapan agar pendengar Pierce The Veil bisa lebih luas cakupannya lewat album ini. “Kami tak akan pernah berhenti hingga kami mencapainya.”

Vic dan rekan-rekannya menggarap “Misadventures” pada kurun waktu antara 2014 dan 2015 di beberapa tempat, seperti San Diego, Santa Monica, Big Bear, Venice hingga New York, dan merampungkan penulisan lirik di Max Hotel, di Seattle. Sementara saat menjalani proses rekamannya di Long Island, New York, Pierce The Veil didampingi produser Dan Korneff.

Sebelum “Misadventures”, Pierce the Veil yang dibentuk pada 2006 silam sudah merilis “A Flair for the Dramatic” (2007), “Selfish Machines” (2010) dan “Collide with the Sky” (2012). Sepanjang karirnya, Pierce The Veil sudah berhasil mengantongi empat penghargaan Alternative Press Music Awards, dua buah trofi Kerrang! Awards serta sebuah penghargaan dari Revolver Golden Gods. Di media sosial, mereka telah mengumpulkan 5.5 juta “Likes” di Facebook, 4.5 juta pengikut di Twitter dan juga sebanyak 4.5 juta di Instagram. Sementara video-video mereka di YouTube – yang antara lain dipicu video lagu “King For A day” – telah ditonton lebih dari 200 juta pasang mata. Di platform musik Spotify, album “Collide with the Sky” sudah didengarkan (streaming) lebih dari 110 juta kali.

Photo credit: Thomas Falcone

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY