Pejuang punk rock veteran, Tim Armstrong (vokal/gitar) dan Matt Freeman (bass/vokal) serta Lars Frederiksen (gitar) dan Branden Steineckert (dram) yang tergabung dalam formasi Rancid kembali membuat ‘onar’. Sebentar lagi, mereka akan meluncurkan album bertajuk “Trouble Maker”, tepatnya pada 9 Juni 2017 mendatang via Hellcat/Epitaph Records.

Kali ini masih diproduseri Brett Gurewitz, yang sudah cukup lama berkolaborasi dengan Rancid, yang juga dikenal sebagai pendiri Epitaph Records. Dari “Trouble Maker”, pihak label telah meluncurkan single pembuka berjudul “Ghost Of A Chance”.

Di kubangan punk rock, Rancid yang terbentuk di Berkeley, California, AS sejak 1991 ini dikenal sebagai salah satu pejuang punk yang juga berhasil membawa punk ke tatanan mainstream, seperti yang berhasil dilakukan Green Day atau The Offspring pada awal era ‘90an. Namun demikian, tanpa mengorbankan keindependenan mereka, tetap menjaga kedekatan dengan komunitas mereka, plus buncahan lirik yang tetap selalu mengonfrontasi isu-isu politik dan sosial, seperti yang dilakukan band-band punk sebelum mereka.

Cikal bakal Rancid sendiri dimulai oleh legenda punk dari era ‘80an, Tim Armstrong dan Matt Freeman yang memutuskan mengibarkan band baru, setelah mengubur Operation Ivy, band ska punk mereka sebelumnya. Kini, dari delapan album studio yang telah dihasilkan – serta album-album kompilasi, split hingga album rekaman konser –  Rancid telah mencatat angka penjualan lebih dari empat juta keping di seluruh dunia. Nama Rancid melesat pertama kali setelah merilis album “Let’s Go” (1994) yang melejitkan single “Salvation”. Lalu berikutnya album tersukses mereka sejauh ini, “…And Out Come the Wolves” (1995) yang menghasilkan lagu terbaik mereka, yakni “Roots Radicals”, “Ruby Soho” dan “Time Bomb”.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY