Mantan gitaris Megadeth, Marty Friedman kembali merilis album solo. Diberi judul “Wall Of Sound” dan bakal kembali dirilis via Prosthetic Records pada 4 Agustus 2017 mendatang. Kali ini Marty berkolaborasi dengan Paul Fig, engineer yang sebelumnya pernah menggarap proses rekaman band Ghost, Rush dan Alice In Chains. Sementara untuk urusan mixing, Marty mempercayakannya pada Jens Bogren (Kreator, Opeth, Sepultura).

Tapi khusus trek bertajuk “Streetlight” dan “For A Friend”, ramuan mixing-nya secara khusus dieksekusi oleh Reinhold Mack, produser legendaris yang sebelumnya dikenal pernah menangani album-album milik band rock legendaris seperti Queen dan Electric Light Orchestra. “Ini tentunya sebuah kehormatan buat saya,” cetus Marty via press release.

Di album yang disebut-sebut melabrak pakem konvensional karya-karya rekaman instrumental tersebut, Marty tidak sendiri. Ia juga menghadirkan musisi tamu, yakni Shiv Mehra dari band Deafheaven (Amerika) dan Jørgen Munkeby dari Shining (Norwegia) untuk berkolaborasi. Juga ada gitaris Jinxx dari unit rock asal Los Angeles, Black Veil Brides yang ditampilkan di lagu “Sorrow And Madness”.

Tahun lalu, Marty yang menggarap “Wall of Sound” di Studio 666 milik Dave Grohl (Foo Fighters), di California, AS tersebut sudah memberi sinyal kuat mengenai arah musikal album barunya ini, yang disebutnya lebih ambisius, lebih intens, lebih agresif, plus durasi yang cukup panjang, yakni 60 menit. “Jadi pastinya bukan album yang (berdurasi) pendek,” tegasnya.

Selain bersama Megadeth pada periode 1990-2000, Marty Friedman juga sebelumnya dikenal lewat kolaborasinya bersama shredder Jason Becker di formasi Cacophony. Sebelum “Wall of Sound”, Marty telah merilis 12 album solo, di antaranya yang dianggap terbaik; “Dragon’s Kiss” (1988), “Scenes” (1992), “Introduction” (1994), “Music for Speeding” (2003), “Tokyo Jukebox” (2009) dan “Inferno” (2014). (MK03)

.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY