Sepanjang 2016 hingga 2017 ini, unit rock asal Bandung, Speaker First terus membubuhkan kabar membanggakan bagi skena musik independen di Tanah Air. Tanpa gembar-gembor, rupanya band yang diperkuat formasi Mahattir Alkatiry (vokal), si kembar Beny dan Bony Barnaby (gitar) dan Daud (additional drummer) telah menunjukkan taringnya dan membuat kagum pelaku industri musik di Amerika dan Inggris. 

Speaker First yang telah malang-melintang di skena rock sejak 15 tahun lalu tersebut ternyata telah berhasil menyetak jalur edar dan manggung di kawasan Amerika dan Eropa. Pada Februari 2016 lalu, mereka bahkan telah melakukan rekaman di Air Studio, London, sebuah studio tempat musisi-musisi besar seperti Adele hingga Coldplay pernah rekaman. Dan masih di bulan yang sama, Speaker First juga melakukan tur di Inggris, antara lain tampil di bar Off the Cuff di Herne Hill dan Veg Bar, Brixton.

Respon yang sangat baik dan positif terhadap sepak terjang Speaker First datang dari para penikmat musik di dunia. Lagu mereka berhasil menerobos chart 21 radio internasional pada Maret 2016 dan salah satu singlenya bahkan masuk dalam most requested song di KROQ FM, USA. Beberapa waktu yang lalu, Speaker First juga baru saja merampungkan rangkaian tur dan show di tujuh kota di Amerika Serikat, yakni San Diego, Orange Country, Los Angeles, Fresno, Napa Valey, Portland dan Seattle.

“April lalu kami dari Amerika untuk perfom di depan pelaku industri musik Amerika ternama pada acara MUSEXPO 2017, di Hollywood, Los Angeles. Dari panggung itu kami juga telah teken kontrak dengan label international dari Amerika,” ungkap Athir, panggilan akrab sang vokalis, via press release.

Tidak hanya sampai di situ. Kebahagian para personel Speaker First semakin tak terbayangkan setelah kesepakatan baru berupa rangkaian tur dan show di lima negara di Eropa, yakni di Polandia, Finlandia, Skandinavia, Swedia dan Inggris yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2017 mendatang. Termasuk tampil di panggung bergengsi di jagad musik rock dunia, yakni Woodstock Festival Poland 2017 yang akan diselenggarakan di Polandia, pada 3 Agustus 2017.

Woodstock Festival merupakan salah satu event musik terbesar di dunia, dan tak sembarang musisi bisa tampil di panggung tersebut. Tak hanya menjadi satu-satunya band dari Indonesia, Speaker First juga menjadi satu-satunya band dari Asia yang mampu menembus ajang bergengsi tersebut. 

Alhamdulillah, sebuah anugerah dan impian bagi anak band rock umumnya. Yang pasti kami merasa bangga dan bersyukur. Terbukti bahwa musik itu mampu melewati semua batasan wilayah, negara, ras dan lain sebagainya. A good song is always a good song, wherever you come from, whoever you are, it doesn’t matter, the secret is always in the song,” ujar para personel Speaker First bangga. 

Buah dari segala jerih payah di atas tak lepas pula dari peranan manajer Speaker First, Willy Hidayat dari MyWill Entertainment yang telah membuka gerbang Speaker First untuk go international. Ia melakukan lobi-lobi setelah melihat peluang yang ditunjukkan dari antusiasme para pelaku industri musik Amerika Serikat saat menyaksikan aksi panggung Speaker First.

“Tawaran untuk terlibat di ajang musik bergengsi ini berawal datang dari promotor Woodstock sendiri setelah melihat live perfomance Speaker First selama tur di Amerika. Alhamdulillah banget, ini kerja keras anak-anak Speaker First yang tahan banting, dan konsep musik rock and roll mereka yang luar biasa disukai. Mudah-mudahan mereka jadi pionir band yang ingin merentangkan karir bermusiknya secara Internasional,” ujar Willy optimistis.

Usai penampilan di Woodstock, Speaker First akan memulai persiapan penggarapan album baru yang rencananya akan dieksekusi di Amerika Serikat awal tahun depan. Sejauh ini, Speaker First telah menelurkan empat album, yakni “Whatever You Say” (2002, Sony Music), “Ost GIE” (2005, Sony Music), “Dunia Milik Kita” (2009, Duta Music) dan album mini (EP) “Muda Dan Berani” (2010, Self Released). (MK02)

.

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY