Berita menyenangkan datang dari kubu Jakcloth, penyelenggara pameran clothing indie terbesar di Indonesia. Untuk hajatan ‘year end sale’ mereka pada Desember 2017 mendatang, seperti biasa, Jakcloth kembali akan mendatangkan beberapa band level dunia yang sedang atau masih dikagumi remaja saat ini. Salah satunya yang sudah dipastikan adalah Madball, unit hardcore punk asal New York, AS.

Madball yang sejak 2011 dihuni formasi Freddy Cricien (vokal), Jorge “Hoya Roc” Guerra (bass), Brian “Mitts” Daniels (gitar) dan Mike Justian (dram) dijadwalkan bakal tampil di hadapan pengunjung Jakcloth pada 7 Desember 2017 di Gambir Expo, Arena PRJ Kemayoran, Jakarta. Ini bukan kedatangan pertama kalinya Madball di Indonesia. Sebelumnya, band ‘pecahan’ dari Agnostic Front ini pernah pula meledakkan panggung Fame Station, Bandung pada 21 Februari 2013 silam.

Di situs resmi, maupun di akun-akun media sosial Madball, jadwal konser di Jakcloth ini sudah diumumkan resmi. Mereka akan terbang ke Jakarta tak lama setelah konser di Palais des Congrès et des Expos, Perancis.

Kelahiran Madball tak lepas dari perjalanan karir Agnostic Front, pionir hardcore punk crossover thrash yang terbentuk sejak awal era ‘80an. Berawal dari keinginan vokalis Roger Miret yang memberi kesempatan kepada adiknya, Freddy Cricien yang baru berusia 12 tahun untuk merasakan menjadi vokalis di konser Agnostic Front. Lalu pada 1988, Madball pun terbentuk dengan Freddy di posisi frontman, dan didukung oleh Roger Miret sendiri di posisi bass, Vinnie Stigma di gitar dan Will Shepler pada dram.

Penampilan-penampilan awal Madball di panggung kebanyakan menggeber lagu-lagu Agnostic Front yang tak terpakai. Usai merilis dua album mini (EP), yakni “Ball of Destruction” (1989) dan “Droppin’ Many Suckers”, Madball lantas berhasil mendapatkan kontrak rekaman dengan Roadrunner Records pada 1994 dan merilis album “Set It Off” (1994) dan “Demonstrating My Style” (1996). Pada titik ini, Madball tak lagi diperkuat oleh Roger Miret. Sejauh ini, Madball (tentunya dengan beberapa kali perubahan formasi) telah merilis delapan album studio, termasuk yang terakhir, “Hardcore Lives” (2014) yang menghadirkan musisi tamu Candance Puopolo (Walls Of Jericho), Toby Morse (H2O) dan Scott Vogel (Terror). (MK03)

Kredit foto: Aga Hairesis

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY