Komplotan punk rock berbasis Bogor, Superiots telah meluncurkan amunisi anyar bertajuk “Senjata Baru”. Di dalamnya, bersemayam 14 trek distortif yang mengandung unsur ‘huru-hara’ lewat eksekusi Bonetless (vokal, gitar), Bime (gitar), Epang (bass) dan Kidoy (dram).

Proses penulisan “Senjata Baru” dieksekusi seorang  diri oleh Bonetless yang mencoba menggabungkan stok lama dengan materi baru. Tapi saat memasuki tahap aransemen, Bonetless mengaku dibantu oleh para personel baru yang kali ini berstatus sebagai anggota tetap. “Kali ini kami lebih tertantang karena kami baru memiliki formasi lengkap. Berbeda dengan sebelumnya yang masih menggunakan jasa additional player,” ulasnya kepada MUSIKERAS.

Pemilihan judul “Sejata Baru” sendiri didasari filosofi sebagai senjata yang tidak menggunakan kekerasan dan melukai fisik. Namun, lanjutnya, jauh lebih berbahaya karena memiliki kekuatan lirik dan musik. “Karya yang memiliki makna perlawanan dan pembebasan. Para personel baru kami juga menjadi perakit di album. Inilah senjata baru kami!”

Selama proses penggarapannya, Bonetless dan personel lainnya memasukkan berbagai referensi baru yang tidak hanya terjerat pada genre musik punk. Misalnya, membubuhkan vokal gothic di trek titel album yang ditampilkan oleh vokalis wanita bernama Renade. Tanpa menghilangkan karakter asli musik Superiots yang penuh distorsi dan dipengaruhi oleh Rancid dan Greenday, lagu ini terdengar lebih bernyawa dengan padanan vokal asal Depok itu.

Superiots berharap, semua kalangan bisa merasakan dahsyatnya peluru tajam yang diledakan “Senjata Baru” khususnya mereka yang kerap melakukan penindasan kepada siapa pun.

“Semoga bisa menyentuh hati para pelaku penindasan. Semoga mereka bisa lebih memanusiakan sesama manusia lainnya. Dan kami berharap peluru ini juga bisa menggugah atau menyemangati kawan-kawan untuk tetap terus menyuarakan perlawanan dan kebersamaan apapun genre dan bentuk karyanya.”

“Senjata Baru” sendiri direkam di studio Fakehero Records dan dirilis oleh Superiots dan Roxi Merch. Album ini dikemas dalam sebuah boxset yang di dalamnya dilengkapi dengan poster, stiker, emblem dan t-shirt. Paket ini dibanderol dengan harga 160 ribu rupiah. (Riki Noviana)

.

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY