Menjelang perilisan versi reissue album “Cosmogenesis” yang bakal diedarkan dalam format piringan hitam (vinyl) pada 3 November 2017 mendatang, pengibar technical/progressive death metal asal Jerman, Obscura juga telah mengumumkan sudah memulai proses penggarapan rekaman album terbarunya.

Band bentukan 2002 yang kini diperkuat formasi Steffen Kummerer (vokal/gitar), Linus Klausenitzer (bass), Rafael Trujillo (gitar) dan Sebastian Lanser (dram) tersebut kini tengah berkonsentrasi mengeksekusi rekamannya di Woodshed Studios, Landshut di Jerman bersama produser V. Santura (Triptykon, Pestilence). Rencananya, album tersebut bakal dirilis tahun depan via label Relapse Records.

Steffen Kummerer menegaskan, bersama V. Santura yang juga merupakan sahabat sekaligus produser langganan Obscura selama ini, ia dan personel Obscura lainnya bakal menghidangkan konsep musik paling eksperimental dan progresif dibanding yang pernah mereka lakukan sebelumnya.

“Sementara kami mengambil jeda selama tiga bulan ke depan untuk menggarap rekaman album baru, nantinya kami akan merampungkan tur ’Akroasis’ dengan beberapa jadwal tambahan di 2018 mendatang,” ungkap Steffen menjanjikan.

Sekadar informasi, “Akróasis” merupakan album studio keempat Obscura yang diluncurkan pada 5 Februari 2016 lalu, dan merupakan album pertama yang melibatkan Linus Klausenitzer dan Sebastian Lanser, dan merupakan satu-satunya album yang memuat kontribusi gitaris Tom Geldschläger.

Sejauh ini, Obscura telah merilis empat album studio, yakni “Retribution” (2004), “Cosmogenesis” (2009), “Omnivium” (2011), “Akróasis” serta sebuah album kompilasi bertajuk “Illegimitation” (2012). Di Jakarta, Obscura tercatat pernah tampil di sebuah cafe di Jakarta Pusat pada 29 September 2011 dan di panggung Hammersonic Festival, 17 April 2016. (MK02)

Kredit foto: Christian Rogl

.

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY