Sambil menyiapkan perampungan album studio keduanya, unit rock asal Jakarta, OMNI mengambil kesempatan untuk terlibat di perilisan album kompilasi digital “MUSIKERAS CRACKED IT! VOL. 3” yang dirilis oleh MUSIKERAS dan LOCKER MEDIA pada 29 September 2017 lalu. Lagu yang mereka gelindingkan bertajuk “Negeri Api”, dimana konsep aransemen musiknya didominasi benang merah yang beraura oldskool heavy metal.

“Negeri Api” sendiri bercerita tentang masyarakat di sebuah negeri yang awalnya hidup dalam balutan toleransi yang kental, tiba-tiba berubah menjadi mudah tersulut emosi hanya karena perbedaan paham. Orang-orang semakin mudah marah. Mereka menggunakan media sosial sebagai medan perang. Menghujat antar kelompok, penyebaran gosip, berita palsu dan ujaran kebencian. Yang fatalnya, penyebaran berita ini sangat minus data valid dan miskin literasi.

“Pesan moral dari lagu ini adalah, jika sebuah tatanan masyarakat masih terus menerus hidup seperti ini, hidup berbangsa tanpa jiwa luhur, hanya ada jiwa kosong tanpa cinta, jiwa kering penuh amarah. Bukan tidak mungkin sebuah Bangsa dan Negara perlahan akan menjadi kering jiwanya, miskin cinta kasih, mudah tersulut dan musnah terbakar,” ungkap pihak band via press release.

OMNI, yang dalam bahasa Latin berarti “semua”, terbentuk pada April 2012, dengan formasi Amank Syamsu, Romy Sophiaan, Rully Worotikan dan Rian Bamiftah (dram). Awalnya, kuartet indie yang menyebut aliran musiknya dengan istilah rock magnetic ini menempatkan OMNI sebagai proyek sampingan, karena para personelnya telah disibukkan dengan band masing-masing. Amank Syamsu sebelumnya lumayan malang melintang di dunia café dan juga menjadi rapper pendamping duo Mahadewi. Lalu ada Romi Sophiaan, putra Almarhum aktor kenamaan Sophan Sophiaan, telah memiliki band beraliran grunge bernama Konspirasi. Sementara Rully Worotikan tercatat sebagai seorang produser yang di antaranya pernah menangani album milik Armada, RAN, Marcell Siahaan, hingga Vicky Shu.

Seiring dengan perjalanan waktu serta jalinan chemistry yang semakin kuat membuat OMNI semakin serius beraktivitas sebagai sebuah band yang solid. Dan hasilnya, sebuah album penuh mereka rilis pada 2013, bertajuk “Medulla Oblongata” yang banyak terinspirasi spirit rock era ‘90an.

Disamping OMNI, album kompilasi digital “MUSIKERAS CRACKED IT! VOL. 3” juga menghadirkan lima band aliran keras lainnya, yaitu band rock legendaris Grassrock, lantas ada Kelompok Penerbang Roket, kemudian pejuang death metal Straightout, unit penganut paham instrumental progressive metal/djent serta modern rocker, JumperFi, Dunia. Kini, lagu-lagu mereka sudah bisa didapatkan di berbagai gerai digital seperti iTunes, Spotify, Joox dan lain-lainnya. (*)

.

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY