Berita gembira. Unit metal legendaris asal Brasil, Sepultura kembali dijadwalkan bakal menggetarkan kuping para pemujanya di Indonesia. Kali ini lokasi yang mereka pilih adalah Pulau Dewata, Bali. Tepatnya, Paulo Jr. (bass), Andreas Kisser (gitar), Derrick Green (vokal) dan Eloy Casagrande (dram) bakal beraksi di Hard Rock Cafe, Kuta Bali pada Senin malam, 11 Desember 2017 mendatang.

Konser tersebut nantinya merupakan bagian dari rangkaian tur promo album “Machine Messiah”, yang telah dirilis sejak 13 Januari 2016 lalu via label Nuclear Blast. Album tersebut digarap Sepultura bersama produser Jens Bogren (Soilwork, Opeth, Amon Amarth) di Fascination Street Studios, Swedia.

Jika berjalan lancar sesuai rencana, penampilan Sepultura di Bali merupakan kedatangan yang ketiga kali mereka di Indonesia. Konser pertama kali berlangsung di Stadion Lebak Bulus, Jakarta pada 8 Juli 1992 dan di Stadion Tambaksari, Surabaya pada 11 Juli 1992 silam, saat masih diperkuat formasi Max Cavalera, Igor Cavalera, Andreas Kisser dan Paulo Jr. Kedatangan yang kedua berlangsung pada 9,10,11 November 2012, dimana formasi terakhir Sepultura menjumpai penggemarnya di Kutai Kartanegara (Kalimantan), di Lapangan D, Senayan, Jakarta dan di Lapangan Parkir Utara Trans Studio, Makassar.

Sepultura bakal mendarat di Bali setelah menggelar konser di Fortune Sky Arena Bangkok, Thailand pada 8 Desember. Setelah merampungkan tugas di Bali, Paulo, Andreas, Derrick dan Eloy akan kembali ke kampung halamannya untuk menggelar konser di Bar Opinião Porto Alegre, Brasil pada 16 Desember 2017.

Sepanjang 2017, Sepultura cukup banyak menjalani kesibukan. Usai perilisan “Machine Messiah”, mereka merilis film dokumenter berjudul “Sepultura Endurance” pada 21 Mei lalu. Lalu, baru-baru ini, label Rhino Records telah merilis ulang salah satu album terbaik Sepultura, yakni  “Chaos A.D.: Expanded Edition” pada 6 Oktober lalu. Dan pada 3 November 2017 mendatang, juga bakal diluncurkan album bersejarah lainnya, “Roots: Expanded Edition” via label yang sama. Kedua karya rekaman yang masing-masing awalnya dirilis di bawah payung Roadrunner Records tersebut dikemas dalam format cakram padat ganda (CD) dan piringan hitam (vinyl) dengan kualitas suara yang telah dipoles ulang (remastered).

Sepultura dibentuk oleh dua bersaudara, Max dan Igor Cavalera pada 1984 silam. Namun masing-masing hengkang dari band tersebut pada 1996 dan 2006, dan kini telah digantikan oleh Derrick Green dan Eloy Casagrande. Sepultura mencapai era keemasannya saat merilis album “Arise”, “Chaos A.D.” dan “Roots” yang secara keseluruhan telah terjual sebanyak lebih dari 20 juta keping di seluruh dunia.

Sebelum tampil di Hard Rock cafe, Bali, Sepultura juga dijadwalkan menjadi headliner di panggung Northblast Festival, Medan pada 9 Desember 2017. (MK03)

.

 

1 COMMENT

LEAVE A REPLY