Memasuki usianya yang ke-9, Soul Projeck merayakannya dengan meluncurkan single dan video klip terbaru bertajuk “Daydreaming” pada 10 Oktober 2017 lalu. Di luar itu, unit pop punk / alternative rock asal Kota Bima, Nusa Tenggara Barat ini juga telah mengambil ancang-ancang untuk menyemburkan album terbarunya pada awal tahun depan.

Menurut band yang dihuni Eki (gitar/vokal) dan Adam (dram) ini, dari segi pengumpulan materi, proses penggarapan album baru sudah berjalan sekitar 90%. “Rencana awal kami yaitu (dirilis) pada bulan September yang lalu kami ingin masuk studio untuk rekaman, namun kami mendapat musibah sehingga mengharuskan proses penggarapan album tertunda. Namun tetap dalam target, album baru di awal tahun yang baru,” ulas Eki kepada MUSIKERAS.

Sisi musikal Soul Projeck sendiri mengalami pergeseran di lagu “Daydreaming”. Mereka menyebutnya lebih dewasa dan fresh. Alasan itu didasari oleh beberapa faktor. Menurut Eki lagi, kedewasaan di sini dikaitkan pada penulisan lirik. “Jika pada lagu-lagu sebelumnya – yang ada pada mini album kami terdahulu – tema yang diangkat masih seputar percintaan dan persahabatan, maka pada lagu ini lirik yang tersirat mengangkat tema tentang ‘tanggung jawab’ seorang manusia dalam menjalani hidup. Baik itu yang berkaitan dengan keluarga, pekerjaan, sekolah, dan lain-lain. Tema video juga secara tidak lngsung menjelaskan makna lagu ini, dimana banyaknya masalah atau rintangan yang harus dilewati, yang dengan sendirinya akan memberikan pelajaran bagi seseorang untuk berubah ke arah yang lebih baik lagi.”

Selain itu, dalam proses pengolahan aransemen musik, “Daydreaming” juga memiliki tempo yang lebih cepat dibanding lagu-lagu Soul Projeck sebelumnya. “Sehingga bisa kami katakan lagu ini terkesan lebih dewasa dan fresh bagi penikmat setia musik kami. Kami semakin banyak memasukan unsur dari banyak genre musik, nggak terbatas di poppunk. Malah album baru nanti kami lebih ke alternative.”

Soul Projeck yang banyak menyerap pengaruh dari band-band seperti Blink 182, Paramore, Radiohead hingga The Story So Far ini terbentuk pada 10 Oktober 2008, yang diawali oleh formasi Eki, Adam dan Arfa (bass). Singkat cerita, karena sedikit kesulitan untuk mengembangkan karir musiknya di Bima maka ketiga personel Soul Projeck memutuskan hijrah ke Malang pada 2012. Lalu tiga tahun kemudian merilis album mini bertajuk “Faith” serta dua single lepas pada 2016. Sayangnya, beberapa bulan yang lalu, Arfa memutuskan untuk keluar karena keharusan untuk kembali ke Bima. (MK01)

.

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY