Unit metalcore asal Tangerang yang pernah terlibat di album kompilasi “Musikeras Cracked It! Vol. 1” rilisan MUSIKERAS dan Locker Media, Holykillers akhirnya memutuskan segera masuk studio untuk menyiapkan materi album terbarunya. Mereka menetapkan target rilis pada Maret atau April 2018 mendatang.

Menurut pihak band, banyak perubahan yang akan mewarnai fase baru Holykillers. Formasi baru, materi yang fresh plus konsep musik yang juga fresh. Tahun ini, dua personelnya, yakni Yosa dan Iqra tidak bisa melanjutkan proses penggarapan album, dan digantikan oleh Dicky (bass) dan Ebi (dram), melengkapi formasi yang sudah ada, yakni Okka (gitar), Hadyan (gitar) dan Reza (vokal).

“Awal tahun depan kami sudah memulai produksi album. Kami memiliki target yaitu 17 lagu untuk dipilih dimasukkan album yang nantinya berjumlah 10 sampai 12 lagu,” ulas Okka kepada MUSIKERAS.

Tema album, lanjut Okka lagi, bakal mengangkat tema dystopia, namun dalam cakupan yang lebih luas yaitu dystopia secara umum dan “dystopia” yang dialami dalam diri sendiri. “Untuk judul album masih dirahasiakan, dan album ini akan diproduseri oleh Yani, gitaris dari band Dreamer. Kemudian kami juga akan mengusung metalcore dengan dosis yang lebih tinggi, dimana kami akan menambahkan unsur melodic death metal, namun tetap tidak mengurangi esensi metalcore yang sudah menghidupkan kami sampai saat ini.”

Hollykillars mulai bergulir pada 2010 lalu, digagas oleh Okka, Helmi (vokal), Remi (dram) dan Yuga (bass), dengan memainkan musik-musik sejenis Disturbed. Namun tak lama mereka lantas beralih ke metalcore dan merekrut Hadyan sebagai gitaris kedua. Saat mau merilis single pertama, “Refusing to Die”, Yuga dan Helmi mundur karena urusan pendidikan. Reza lalu bergabung sebagai pengganti vokal dan Nabela di bass. Pada pertengahan 2011, tepatnya ketika menggarap album mini (EP), giliran Remi yang keluar dan digantikan oleh Yosa. Formasi inilah yang merampungkan EP berisi lima lagu, yakni “In the Mirror”, “Adorable Duty”, “Endless Journey”, “Refusing to Die” dan “One Day” yang diproduksi secara mandiri, mulai dari tahap rekaman, mixing,  mastering, cetak hingga distribusi. Pada 2012, Iqra masuk menggantikan Nabela yang mengundurkan diri. Untuk konsep musik, Hollykillers banyak menganut paham dari band-band metalcore seperti Killswitch Engage, Unearth, As I Lay Dying, War of Ages, Trivium hingga All That Remains. (MK02)

.

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY