Unit grunge asal Jakarta yang pernah menghiasi album kompilasi “Musikeras Cracked It! Vol. 2”, Bissing kembali melontarkan single terbarunya. Berjudul “Hadapi Saja” dengan konsep musik yang sedikit bergeser dari karya-karya band ini sebelumnya. Beberapa vokalis dari sesama band pengusung grunge lalu menyurahkan isi pikirannya setelah mendengarkan single tersebut.

“‘Hadapi Saja’ sekilas mengingatkan era di mana kejayaan band-band indie era ‘90an. Beberapa part gitar menjurus ke Brit Rock jaman keemasannya. Vokal Henson mengingatkan saya pada vokal Marcell Thee dari band Sajama Cut, lebih dewasa, lebih tenang,” urai Ivan dari Stupidzero, unit grunge asal Medan.

Adi Gembel dari Kompormelduk, unit grunge asal Jakarta, menilai “Hadapi Saja” terdengar beda dibanding lagu-lagu Bissing sebelumnya. “Kalau yang sekarang lebih mengarah ke post-grunge, sedangkan yang dulu lebih banyak distorsinya.”

Sementara menurut Bango dari Kucing Dapur – unit grunge yang juga berasal dari Jakarta – menyebut “Hadapi Saja” sebagai lagu cinta. Lagu yang mudah didengarkan, semua instrumen diposisikan pas sesuai dengan liriknya, tidak kurang tidak lebih. “Mengembalikan ingatan saya pada band-band masa MTV Alternative Nation berjaya, masa dimana gempuran band Indie dan alternative rock saling berebutan menyerang kuping kita waktu itu. Lagu tentang cinta yang dibuat Henson tanpa terjebak lirik cengeng ini sangat cocok diputar di walkman atau tape mobil dengan sang pacar di samping kita sambil membisikkan kata-kata, ‘Sabar sayang, aku pasti akan menikahimu’. I really enjoyed this song!”

Henson dan personel Bissing lainnya, yakni Mauritz (gitar), Aryo (dram) dan Justi (bass) menjalani proses rekaman “Hadapi Saja” hanya dalam waktu kurang lebih tiga hari, yang dieksekusi di sebuah studio rumahan di kawasan Cinere, Jakarta Selatan. Hari pertama, Mauritz dan Henson terlebih dahulu mengisi panduan gitar dan vokal untuk memudahkan merekam instrumen berikutnya. Setelah guide dibuat, barulah Mauritz mulai mengisi bagian gitar yang dilakukannya hanya dalam sehari. Dalam pengisian gitar, Mauritz sedikit terinspirasi oleh band Angels & Airwaves untuk penerapan sound gitar.

Menurut Mauritz, berhubung lagu yang diciptakan Henson itu agak ngepop dan berbeda dibanding lagu-lagu Bissing sebelumnya, Mauritz akhirnya memilih tidak banyak mengeksplorasi sound. Semua dilakukan Mauritz secara spontan di studio.

Saat pengisian dram, awalnya Bissing sempat menggunakan dram midi dikarenakan keterbatasan alat di studio. Namun beberapa hari kemudian, Aryo memutuskan merekam ulang dram secara langsung di studionya sendiri karena merasa kurang puas dengan hasil rekaman midi. Karena Aryo ingin sound dram di lagu “Hadapi Saja” bisa terdengar lebih natural dan bernuansa live. Keesokan harinya, giliran Justi melakukan pengisian bass melengkapi keseluruhan instrumen. Setelah itu, hasil rekam keseluruhan memasuki tahapan balancing dan panning sederhana. Setelah semuanya terasa nyaman didengar, barulah Henson merekam vokal sebagai finishing tracking.

Bissing terbentuk di Petukangan, Jakarta Selatan sejak 1 Februari 2009 silam. Awalnya digagas oleh tiga orang sahabat, yakni Henson, Roy (bass) dan El Coro (dram). Kesamaan selera musik ketiganyalah yang lantas menggerakkan band ini, dimana mereka meletakkan Nirvana dan Alice in Chains sebagai sumber inspirasi.

Pada September 2009, Bissing merilis album mini bertajuk “Half Ready” yang beramunisikan enam lagu, dan hanya diproduksi sebanyak 100 keping. Setahun kemudian, Bissing sempat vakum. Namun pada 2012, Mauritz bergabung, lalu disusul oleh Aryo menggantikan El Coro beberapa bulan kemudian. Justi melengkapi formasi Bissing pada bass sejak pertengahan Januari 2017 menggantikan Roy yang mengundurkan diri sejak Desember 2016.

Sejauh ini, lagu-lagu Bissing juga sempat termuat di beberapa album kompilasi, seperti “Jakarta Pop is Dead II” (2009), “We Are Grunge” (2009), “Noise vs Noise III” (2009), “Berteriak Marah VI” (2010), “Grunge Oktan Tinggi” (2016) dan “Musikeras Cracked It! Vol.2” (2017).

Lagu “Hadapi Saja” sudah bisa didapatkan di berbagai gerai digital seperti Apple Music, Spotify, Joox serta Soundcloud. (MK01)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY