Awal tahun depan, tepatnya 19 Januari 2018 bakal menandai perilisan album pertama Of Mice & Men tanpa kontribusi mantan vokalis sekaligus pendiri unit metalcore asal California, AS tersebut, Austin Carlile. Karya rekaman terbaru itu bertajuk “Defy” dan bakal diedarkan via label Rise Records.

Sepanjang 2017, formasi terkini Of Mice & Men, yakni Aaron Pauley (vokal/bass), Phil Manansala (gitar), Alan Ashby (gitar) dan Valentino Arteaga (dram) sudah melakukan pemanasan lewat peluncuran dua single bertajuk “Unbreakable” dan “Back To Me”. Sebuah gebrakan awal yang bagus karena berhasil mencatat angka fantastis di gerai digital Spotify. Kedua lagu tersebut didengarkan (streaming) orang sebanyak lebih dari tujuh juta kali. Sementara video klipnya yang tayang di kanal YouTube/VEVO telah ditonton sebanyak lebih dari lima juta pasang mata. “Unbreakable” dan “Back To Me” digarap Of Mice & Men bersama Howard Benson, produser yang pernah masuk nominasi Grammy Awards dan antara lain telah sukses mengeksekusi penggarapan album milik In Flames dan All That Remains.

Tapi sebelum perilisan album, Of Mice & Men kembali meluncurkan single baru bertitel “Warzone”, yang disebut-sebut oleh Aaron Pauley merupakan lagu terkeras di album “Defy”. “Buat kami, album (baru) ini menunjukkan gairah kami untuk kembali agresif, berorientasi panggung, dan ‘Warzone’ adalah yang paling heavy. So turn it up, and bang your head!!!!”

Austin Carlile mundur dari formasi Of Mice & Men pada 2010, namun sempat bergabung lagi pada 2011. Namun akibat penyakit Marfan Syndrome yang merambat menyerang jaringan ikat di tubuhnya, yang lantas semakin melemahkan kinerja hati, paru hingga otot-ototnya, mau tak mau Austin terpaksa harus merelakan melepas Of Mice & Men, band yang ia dirikan pada pertengahan 2009 silam.

“Walaupun kami sangat sedih Austin tak bisa lanjut, tapi yang terpenting saat ini adalah kesehatannya dan kami akan selalu mendukung keputusannya dan merasa bangga atas kegigihannya selama bertahun-tahun. Kami merasakan hal yang luar biasa dan tahun-tahun yang tak terlupakan membuat musik dan tur dunia bersama,” tulis pihak band lewat siaran pers resminya.

Of Mice & Men – yang namanya diambil dari judul sebuah novel karya John Steinbeck – pertama kali meraih perhatian publik metal ketika memajang demo lagu “Seven Thousand Miles for What?” di laman Myspace yang lantas berhasil mencatat angka lebih dari sejuta pendengar. Sejak dibentuk, Of Mice & Men mengalami beberapa kali bongkar pasang formasi. Sejauh ini, sudah merilis empat album studio, yaitu “Of Mice & Men” (2010), “The Flood” (2011), “Restoring Force” (2014) dan “Cold World”. Prestasi terbaik band ini diraih lewat album “Restoring Force” yang berhasil meraih peringkat keempat terlaris di Amerika Serikat, No. 17 di Inggris, No. 36 di Selandia Baru dan No. 9 di Australia. (MK02)

.

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY