Trio hardcore/metal asal Depok bernama High mulai meneror dengan kabar-kabar persiapan album terbaru, untuk melanjutkan karir yang telah ditancapkan secara resmi pada 2015 lalu, lewat sebuah album debut rilisan independen bertajuk “A Life and Reality”.

“Kegiatan kami saat ini sedang proses recording album kedua. yang rencananya – kalau tidak ada halangan – akan kami rilis di awal-awal tahun 2018 mendatang,” cetus pembetot bass Amry Hans kepada MUSIKERAS, mewakili rekannya di High, yakni vokalis Juwita Malassa serta gitaris Faruqi.

Saat ini, bisa dibilang proses rekaman tersebut sudah memasuki tahapan 80%, tinggal menyisakan pengisian vokal. Sementara untuk konsep musik, Amry menegaskan tetap ada benang merah dengan album pertama. “Mungkin perbedaannya, kami mau agak sedikit easy listening aja, dengan materinya yang sedikit memadukan antara hardcore dengan thrash metal era ‘80an. Yang jelas album ini sebagai bentuk pendewasaan kami dalam bermusik.”

High terbentuk pada 1 April 2015, yang diawali gabungan lima musisi dari empat band yang berbeda. Band yang sebenarnya hanya sekadar side project tersebut awalnya hanya bertujuan untuk mengisi waktu luang di saat band utama masing-masing kurang produktif. Namun formasi tersebut tidak bertahan lama. Setelah empat bulan, sang vokalis memutuskan hengkang karena sulitnya membagi waktu. Saat itulah Juwita bergabung mengisi posisi vokal dan menghasilkan sebuah album debut yang dirilis pada 27 November 2015. Sejak saat itulah mereka sepakat lebih serius membangun High, dan bukan lagi sekadar proyek sampingan.

Sejak awal, High berkonsentrasi pada eksplorasi elemen hardcore dan metal yang pengaruhnya mereka serap dari band-band seperti Slipknot, Walls of Jericho hingga Terror. Tapi sebenarnya, menurut pihak band, tidak ada alasan khusus mengapa mereka memainkan genre hardcore. “Itu tercetus secara spontan, mungkin karena line up awal High berisikan orang-orang yang memainkan musik hardcore dan metal. Karena itu juga kami secara spontan sepakat untuk mengusung hardcore/metal.” (Mdy)

.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY