Dua nama elit di skena rock dan metal Tanah Air, God Bless dan Deadsquad berhasil membawa pulang piala penghargaan dari Anugerah Musik Indonesia (AMI) 2017 yang diumumkan semalam (16/11), di acara puncak yang berlangsung di Teater Garuda Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta.

Unit rock legendaris God Bless, dinobatkan sebagai pemenang di dua kategori, yakni “Album Rock Terbaik” untuk album “Cermin 7” serta “Duo/Grup/Kolaborasi Rock” berkat single barunya yang bertajuk “Damai”. God Bless sendiri – yang semalam diwakili gitaris Ian Antono dan dramer Fajar Satritama – tercatat mendapat empat nominasi. Dua nominasi lainnya adalah “Produser Album Rekaman Terbaik” dan “Tim Produksi Suara Terbaik”.

Di kategori “Album Rock Terbaik”, God Bless berhasil mengalahkan nominasi lainnya, yakni Gugun Blues Shelter, Slank, Kotak dan Piston. Sementara di kategori “Duo/Grup/Kolaborasi Rock”, God Bless menyingkirkan Gugun Blues Shelter, Slank, Saint Loco dan The Changcuters.

Sementara di ranah metal, tepatnya di kategori “Karya Produksi Metal/Hardcore”, Deadsquad lewat album “Pragmatis Sintesis” berhasil menyisihkan empat nominasi cadas lainnya, yakni ROXX, Aftermath, Edane dan Godless Symptoms. Dua nama yang disebut terakhir mewakili album kompilasi “MUSIKERAS CRACKED IT! Vol. 2”, rilisan kerja sama MUSIKERAS dan Locker Media.

Masih dari panggung musik keras, penghargaan AMI 2017 juga memberikan trofi kemenangan buat unit rock progresif asal Jakarta, Montecristo di kategori “Karya Produksi Rock Progressive”, mengalahkan pemegang nominasi lainnya, yakni Levty Progre, Imanissimo dan Van Java. Untuk kategori ini, Montecristo menempatkan dua lagu yang membuat mereka menduduki kursi nominasi, yaitu “A Deep Sleep” dan “Mother Nature”.

Di kategori “Artis Solo Pria/Wanita/Instrumentalia Rock”, gitaris rock blues Adrian Adioetomo (juga tergabung di band rock Raksasa) berhasil mengantongi satu trofi berkat komposisi berjudul “Tanah Ilusi” dari album solonya yang bertajuk “Apaan”. Pemegang nominasi lain di kategori ini adalah Bounty Ramadhan, Edwin Marshal Sjarif, Ervin Nanzabakri dan Ilham Ansari.

Selain deretan kategori yang mengakomodasi segala genre musik, AMI Awards tahun ini juga menganugerahi penghargaan khusus untuk beberapa musisi legendaris Indonesia seperti penyanyi senior Fariz RM (“Lifetime Achievement”) yang diberikan langsung oleh Ketua Yayasan AMI, Dwiki Darmawan, serta penghargaan “Legend Awards” untuk beberapa musisi yang telah wafat atas dedikasinya di dunia musik Indonesia, yakni mendiang Harry Roesli, Bartje Van Houten serta Benny Panjaitan.

God Bless sendiri, dalam waktu dekat, akan merilis piringan hitam (vinyl) album “Cermin 7” via label Aquarius Musikindo. Sejauh ini, belum ada detail mengenai harga vinyl yang konon dikemas istimewa tersebut. Format cakram padat (CD) serta versi digital album “Cermin 7” sudah dirilis sejak 27 Januari 2017 lalu, memuat lagu baru “Damai” serta versi daur ulang seluruh lagu dari album “Cermin” (1980), di antaranya seperti “Musisi”, “Selamat Pagi Indonesia”, “Sodom Gomorah” serta “Anak Adam” yang berdurasi 11 menit 59 detik. (MK01)

Kredit foto: Courtesy of Aquarius Musikindo

.

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY