Usai mengumumkan bakal merilis ulang album “The Stage” (Capitol Records) dalam kemasan edisi istimewa (deluxe edition) pada 15 Desember 2017 mendatang, unit metal Avenged Sevenfold rupanya belum puas. Karena besok, band yang diperkuat formasi M. Shadows (vokal), Zacky Vengeance (gitar), Synyster Gates (gitar), Johnny Christ (bass) dan Brooks Wackerman (dram) ini juga bakal meluncurkan album akustik berjudul “Live At The Grammy Museum” yang merupakan rekaman dari pementasan Avenged Sevenfold di Clive Davis Theater di Los Angeles, California pada 19 Oktober 2017 lalu.

Dari siaran pers yang diedarkan pihak band, keuntungan dari penjualan digital “Live At The Grammy Museum” bakal disumbangkan untuk pengembangan edukasi di Grammy Museum, yang diharapkan bisa menginspirasi generasi muda untuk melestarikan budaya yang berhubungan dengan musik. “Live At The Grammy Museum” sendiri memuat lima lagu, yakni “As Tears Go By”, nomor daur ulang milik The Rolling Stones, serta “Hail To The King”, “Roman Sky”, “”Exist” dan “So Far Away”.

Kembali ke album “The Stage (Deluxe Edition)”, selain memuat susunan trek dari album aslinya, juga ada penambahan tujuh lagu rekaman studio serta beberapa trek rekaman live dari penampilan Avenged Sevenfold di The O2 arena di London, Inggris. Di antara tujuh lagu tambahan tadi, terselip beberapa lagu daur ulang, seperti “Wish You Were Here” (milik band rock progresif legendaris, Pink Floyd), “Retrovertigo” (Mr. Bungle), “God Only Knows” (The Beach Boys) dan “As Tears Go By” (The Rolling Stones). Sementara bonus yang versi live antara lain menyuguhkan lagu “The Stage”, “Paradigm”, “Sunny Disposition” dan “God Damn”. “The Stage (Deluxe Edition)” akan diedarkan dalam format digital, cakram padat (CD) serta piringan hitam (vinyl).

Lagu “The Stage” sendiri berhasil masuk di jajaran nominasi untuk kategori “Best Rock Song” di Grammy Awards ke-60 yang bakal berlangsung pada 28 Januari 2018 mendatang di Madison Square Garden, New York, AS. Avenged Sevenfold bersaing dengan Metallica, K.Flay, Nothing More dan Foo Fighters di kategori tersebut.

Sebelum “The Stage”, Avenged Sevenfold yang terbentuk di Huntington Beach, California pada 1999 silam telah merilis enam album studio, satu album konser (DVD), dua album kompilasi dan 18 single. Dan penjualan keseluruhan albumnya, telah mencapai angka lebih dari delapan juta keping di seluruh dunia. Saat penggarapan album “Nightmare” (2010), Avenged Sevenfold sempat diperkuat Mike Portnoy (dramer Dream Theater saat itu) yang bergabung sementara menggantikan James “The Rev” Sullivan yang meninggal dunia setahun sebelumnya. “Nightmare” berhasil menjadi album terlaris di Amerika versi Billboard 200 pada minggu pertama setelah dirilis. (MK03)

Kredit foto: Jeff Forney

.

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY