Setelah mengikat kerja sama sejak perilisan album “Systematic Chaos” pada pertengahan 2007 silam, unit progressive metal asal Amerika Serikat, Dream Theater akhirnya menyatakan perpisahannya dengan label Roadrunner Records. Dan untuk perilisan album studio berikutnya, formasi John Petrucci (gitar), John Myung (bass), James LaBrie (vokal), Jordan Rudess (kibord) dan Mike Mangini (dram) telah memilih bergabung dengan InsideOut Music, label independen khusus rock/metal progressive asal Jerman yang dinaungi Sony Music.

“Kami telah mengamati Dream Theater sejak mereka memulai tur di Eropa pada 1993,” seru Thomas Waber, pimpinan sekaligus A&R InsideOut Music. “Sejak itu banyak catatan sejarah dan pertemanan di antara kami selama hampir 25 tahun. (Dan kini) Menjadi bagian dari babak penting terbaru dari karir mereka selanjutnya menjadi terasa sangat natural dan tepat untuk dilakukan. Saya tidak sabar untuk segera memulainya!”

“Ini sebuah kerja sama yang penting dalam rangka mengembangkan label InsideOut Music sebagai sebuah merk, dan kami di Sony Music sangat senang menyambut Dream Theater sebagai salah satu artis papan atas kami,” papar Philip Von Esebeck, pejabat CFO di Sony Music Jerman.

Pihak Dream Theater lewat siaran pers resminya juga mengutarakan sangat bersemangat atas kerja sama terbarunya dengan label InsideOut/Sony. Terlebih lagi, karena secara personal, para personelnya sudah lama mengenal sosok Thomas Waber. “Senang rasanya akhirnya bisa bekerja sama. Antusiasme Thomas, energinya, seorang yang ahli dalam industri musik dan mempunyai pandangan yang positif terhadap masa depan karir rekaman Dream Theater. Dan kami sama sekali tidak ragu menjadi bagian dari keluarga besar InsideOut/Sony dan bakal menjadi pengalaman kreatif dan profesional untuk kami semua.”

Di InsideOut/Sony, Dream Theater bakal bergabung dalam satu atap bersama deretan monster musik progresif seperti legenda Kansas, Steve Hackett, Devin Townsend, Fates Warning, Kaipa, King’s X, Pain of Salvation, Riverside, Shadow Gallery, The Flower Kings hingga Transatlantic. Termasuk Sons Of Apollo, band baru yang digerakkan dua mantan personel Dream Theater, yakni Mike Portnoy dan Derek Sherinian. Selain itu, album solo James LaBrie sendiri juga dirilis via label ini.

Roda karir Dream Theater digulirkan pertama kali oleh John Petrucci, John Myung dan Mike Portnoy yang sama-sama menimba ilmu musik di Berklee College of Music, di Boston, Massachusetts, AS. Saat memulainya pada 1985 silam, mereka mengibarkan nama Majesty, sebelum menggantinya menjadi Dream Theater tiga tahun kemudian. Dalam perjalanannya, sempat terjadi beberapa kali pergantian formasi. Sebelum formasi sekarang, Dream Theater pernah dihuni vokalis Chris Collins dan Charlie Dominici di era awal, lalu kibordis Kevin Moore (1985–1994) dan Derek Sherinian (1994–1999). Salah satu pendirinya, Mike Portnoy menarik diri pada 8 September 2010 dan digantikan oleh Mike Mangini yang pernah menghuni band rock Extreme. Sejauh ini, Dream Theater telah merilis 13 album studio, dengan angka penjualan keseluruhan mencapai lebih dari 8 juta keping di seluruh dunia.

Dream Theater tercatat telah tiga kali menggelar konser di Indonesia, diawali di Mata Elang International Stadium, Ancol pada 21 April 2012, lalu di Lapangan D Senayan pada 26 Oktober 2014 dan di panggung “Jogjarockarta Festival 2017” di Yogyakarta pada 28 dan 29 September 2017. (MK02)

Kredit foto: Mark Maryanovich

.

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY