Untuk ketiga kalinya, unit rock alternatif asal California, AS, Incubus bakal kembali menggelar konser di Jakarta tahun depan. Secara resmi, pihak band telah mengumumkannya via akun Twitter resmi mereka pada 11 Desember lalu, bertuliskan: “NEW DATES ADDED! We’ll be playing at the Gambir Expo in Jakarta on Feb 7th….

Jika berjalan sesuai rencana, konser yang digagas oleh promoter PT Dyan Mas Entertaiment Asia (DM Asia) tersebut bakal menjadi konser ketiga kalinya buat Incubus di Jakarta. Sebelumnya, band yang kini dihuni formasi Brandon Boyd (vokal), Mike Einziger (gitar), Jose Pasillas II (dram), Chris Kilmore (kibord/turntables) dan Ben Kenney (bass) tersebut pernah tampil di Tennis Indoor Senayan (5 Maret 2008) dan di pelataran parkir Istora Senayan (26 Juli 2011).

Lewat akun Twitter pihak promoter, @DyandraMasEnt, telah diinformasikan bahwa penjualan tiket untuk konser Incubus sudah dibuka sejak 15 Desember 2017 kemarin. Penjualan tiket bakal dibagi dalam dua periode. Untuk masa prajual (presale), harga dipatok di angka Rp 750 ribu (Front Stage Festival) dan Rp 500 ribu (Festival). Sedangkan untuk harga normal, harga tiket menjadi Rp 900 ribu (Front Stage Festival) dan Rp 650 ribu (Festival).

Kedatangan Incubus kali ini merupakan bagian dari tur dunia mereka untuk mempromosikan album “8” yang dirilis pada 21 April 2017 lalu via Island Records. Karya rekaman studio kedelapan mereka tersebut awalnya digarap bersama produser Dave Sardy, yang lantas mendapat polesan ulang dan tambahan dari sahabat mereka, musisi rock/DJ Skrillex, yang sekaligus juga mengeksekusi penataan suaranya (mixing). Tiga lagu dari album “8” yang telah dirilis sebagai single adalah “Nimble Bastard”, “State Of The Art” dan “Glitterbomb”. Single pertama, “Nimble Bastard” sempat nangkring di peringkat keempat terlaris di Amerika Serikat versi tangga lagu Billboard Mainstream Rock Songs.

Incubus terbentuk pada 1991, yang diawali oleh Brandon Boyd, Mike Einziger dan Jose Pasillas. ketiganya lantas merekrut bassis Alex “Dirk Lance” Katunich dan Gavin “DJ Lyfe” Koppell. Belakangan dua nama terakhir digantikan oleh Ben Kenney dan DJ Kilmore. Sejauh ini sudah merilis delapan album studio, termasuk album tersukses mereka, “Make Yourself” (1999) yang melejitkan hit “Drive”, lalu album “Morning View” (2001), “A Crow Left of the Murder…” (2004) dan “Light Grenades” yang bahkan berhasil menerobos ke peringkat puncak terlaris di Amerika pada 2006 silam. Kini, catatan penjualan seluruh album Incubus telah melebihi angka 23 juta keping di seluruh dunia. (MK01)

.

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY