Setelah memuntahkan dua single pemanas bertajuk “Human Animal” dan “Conspirare” pada 2016 lalu, unit rock yang melebur elemen rap dan hardcore asal Kota Bekasi, Humanimal akhirnya siap merilis album debutnya yang bertajuk “Injusticia” dalam waktu dekat. Label yang akan merilisnya adalah Eastern Wolves Music (Bandung) dan Flush Records (Jakarta).

“Sejauh ini prosesnya sedang dalam tahap produksi cetak dan duplicating,” cetus pihak Humanimal kepada MUSIKERAS memberi bocoran.

Menurut para personelnya, yakni Mahesa Agni (vokal), Qubil Rawk (gitar) dan Dika Morasta (bass), penggarapan “Injusticia” menghabiskan waktu sekitar tiga bulan, mulai dari rekaman awal hingga proses penataan suara (mixing) dan pelarasan (mastering). Mereka – plus dramer Upi Kusut – mengeksekusi keseluruhan produksi di Apache Music Studio, Bekasi).

“Proses kreativitas kami berjalan natural aja. Kami berusaha jujur dalam bermusik dan menulis lirik. Lirik-lirik yang kami angkat di album ini lebih banyak membahas tema sosial dalam kehidupan sehari-hari kami serta orang-orang terdekat kami,” ulas pihak band mengenai proses kreativitasnya saat penggarapan “Injusticia”.

Dan dari segi pengolahan komposisi musik, lanjut mereka, setiap personel berusaha melampiaskan kemampuan bermusik apa adanya, dengan menggabungkan berbagai referensi dari masing-masing personal. “Kami sangat berbeda-beda. Apa yang kami suka masing-masing kami masukkan menjadi satu untuk suatu formula segar Humanimal.”

Kelahiran Humanimal yang masih berusia belia sebenarnya tak lepas dari peranan musisi hardcore yang sudah cukup mengecap pengalaman berlimpah di skena hardcore. Dika, Qubil dan Upi (dramer dan personel awal Humanimal) adalah mantan penggerak Bestiality, unit hardcore yang telah malang melintang selama 19 tahun. Humanimal lahir ketika band itu menyatakan bubar pada 30 April 2016 lalu.

Nama Humanimal sendiri diambil dari salah satu judul lagu band hardcore favorit mereka, Biohazard yang bertajuk “Human Animal”. Kedua kata itu, menurut pengakuan pihak band, lantas digabungkan menjadi ‘humanimal’. “Makna yang diangkat dari penamaan tersebut yaitu dengan filosofi ‘Think like HUMAN, Do like ANIMAL!’.” (Mdy/MK02)

.

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY