“Kami tak pernah ingin melakukan pengulangan, kami selalu mencoba melakukan sesuatu yang berbeda, dan album ini terasa memenuhi pola itu.”

Itu pernyataan Paul Waggoner, vokalis dan gitaris unit progressive metal asal California, AS, Between the Buried and Me, mengenai karya rekaman terbarunya yang berkonsep album ganda dengan waktu perilisan terpisah. Bagian pertama album tersebut, bertajuk “Automata” bakal diedarkan resmi via label baru mereka, Sumerian Records pada 9 Maret 2018. Sementara lanjutannya, “Automata II” akan menyusul pada musim panas mendatang. Dari “Automata” sendiri telah diluncurkan komposisi berjudul “Condemned To The Gallows” sebagai single pembuka.

“Kami mendorong diri kami ke ruang-ruang baru, tanpa meninggalkan sound dasar kami. Dari sisi musikal, kami mengembara ke tempat yang menyenangkan dan menantang. Kami tak pernah tahu seperti apa hasilnya. Kali ini kami tak memetakannya. Kami tak menulis keseluruhan komposisi dan menyajikannya dalam format yang terpisah seperti sekarang,” urai Paul lagi, seperti yang dikutip dari siaran pers resminya.

Alasan merilis “Automata” dan “Automata II” secara terpisah, menurut vokalis dan kibordis Tommy Giles Rogers, Jr. didasari pertimbangan bahwa setiap minggu, musik datang dan pergi. Orang-orang bisa mendapatkan musik secara instan. Sehingga, dengan segala kemudahan tersebut, kini semakin sulit bagi banyak orang untuk fokus mendengarkan sebuah album secara terperinci. “Musik kami sangat padat dan album-album kami berdurasi panjang. Jadi kami ingin memberi para pendengar kami momen terpisah untuk menggali dan mengeksplorasinya. Itulah sebabnya kami memutuskan untuk merilisnya dalam dua bagian terpisah.”

Pada 28 April 2017 lalu, Between the Buried and Me yang juga dihuni Dustie Waring (gitar), Blake Richardson (dram) dan Dan Briggs (bass/kibord) merilis “Coma Ecliptic: Live”, sebuah film rekaman konser berformat CD, DVD, Blu-ray dan piringan hitam (vinyl) yang diedarkan via label Metal Blade bekerja sama dengan Good Fight Entertainment. Konser Between the Buried and Me itu sendiri direkam dari penampilan mereka di The Observatory North Park di San Diego, California, AS pada 4 Oktober 2016 silam.

Between the Buried and Me memulai perjalanan karirnya pada awal era 2000an, dan sejak 2005 berhasil mempertahankan formasinya hingga hari ini. Sebelum “Coma Ecliptic: Live”, band ini juga sudah pernah merilis album format Blu-ray bertajuk “Future Sequence: Live at the Fidelitorium” pada 30 September 2014 dan berhasil menduduki peringkat kedua terlaris versi Billboard Top Music Video Charts. Sejauh ini, Between the Buried and Me sudah merilis album “Between the Buried and Me” (2002), “The Silent Circus” (2003), “Alaska” (2005), “The Anatomy Of” (2006), “Colors” (2007), “The Great Misdirect” (2009), “The Parallax II: Future Sequence” (2012) dan “Coma Ecliptic” (2015). (MK03)

.

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY