Satu lagi musisi rock terbaik menghadap Sang Pencipta. Pat Torpey yang dikenal sebagai penggebuk dram di band rock Mr Big telah dinyatakan meninggal dunia pada Rabu, 7 Februari waktu setempat pada usia 64 tahun. Selama tiga tahun belakangan, Pat telah bergulat melawan penyakit Parkinson yang dideritanya.

Dalam setiap show Mr. Big beberapa tahun belakangan, Pat memang selalu didampingi dramer tambahan, karena keterbatasan kemampuan akibat Parkinson. Begitu juga saat rekaman album “Defying Gravity” yang dirilis Juli 2017 lalu, Mr. Big harus melibatkan Matt Starr untuk mengeksekusi sebagian besar porsi dram.

“Pat memiliki kepribadian yang sangat kuat, sangat cerdas, dramer rock yang bagus. Secara spiritual, Pat adalah penggerak utama di band,” ujar vokalis Mr. Big, Eric Martin kepada majalah Total Rock, beberapa waktu lalu.

Hal yang sama diungkapkan bassis Billy Sheehan dalam sebuah wawancara dengan majalah Rock Rebel, tahun lalu. Saat proses penggarapan rekaman “Defying Gravity”, Pat tetap berusaha tampil maksimal walau kondisi kesehatannya semakin memburuk. “Sebagai band, kami ingin Pat tahu bahwa kami selalu berada di sisinya 100 persen. (Kondisi) yang sangat berat buat siapa pun, tapi Pat telah menunjukkan tekad dan kekuatan yang mengagumkan. Dia telah menginspirasi banyak orang di seluruh dunia.”

Sejumlah musisi rock menyampaikan kesedihan mereka lewat akun Twitter setelah mendengar berita duka tersebut, di antaranya seperti Michael Sweet (Stryper), Kip Winger (Winger), Derek Sherenian dan Mike Portnoy (Sons of Apollo/eks Dream Theater). “Sangat terkejut dan sedih mendengar kepergian Pat Torpey…,” tulis Mike Portnoy di akun pribadinya.

Pat Torpey yang dilahirkan pada 13 Desember 1959 mulai divonis menderita Parkinson pada 25 Juli 2014. Di luar Mr Big, Pat pernah terlibat sesi manggung dan rekaman dengan sejumlah penyanyi, di antaranya seperti John Parr, Belinda Carlisle, Robert Plant, Montrose, Richie Kotzen, The Knack, Impellitteri hingga Ted Nugent.

Mr. Big sendiri terbentuk di Los Angeles, California, AS pada 1988 silam oleh formasi Eric Martin, Billy Sheehan, Pat Torpey dan gitaris Paul Gilbert. Konsep musik mereka yang berpusat pada paham hard rock berkarakter khas, dimana mereka sukses melebur harmoni pop dengan kemampuan teknikal yang mumpuni dari para personelnya. Mr. Big mengalami masa puncak kejayaannya saat merilis album “Lean Into It” yang melejitkan “To Be With You”, lagu yang berhasil menempati peringkat puncak terlaris di 15 negara di seluruh dunia. Pada periode 1997 hingga 2002, band ini sempat dihuni gitaris dan vokalis Richie Kotzen, menggantikan Paul Gilbert yang bersolo karir. (MK03)

Kredit foto: William Hames

.

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY