Setelah penampilan brutalnya di panggung Hammersonic Festival pada 28 April 2012 silam, kini unit hardcore punk legendaris Agnostic Front kembali dijadwalkan menyapa para pemujanya di Indonesia. Pionir sub-genre crossover thrash asal New York, AS tersebut direncanakan bakal menggetarkan venue Gimme Shelter, Bali pada 4 Mei dan di Jakarta pada keesokan harinya. Kedua show tersebut masing-masing dieksekusi oleh Trueside Jakarta dan Stay True Bookings.

Rangkaian konser tersebut merupakan bagian dari tur Agnostic Front di kawasan Asia. Sebelum ke Bali, band yang kini dihuni formasi Vinnie Stigma (gitar), Roger Miret (vokal), Mike Gallo (bass), Pokey Mo (dram) dan Craig Silverman (gitar) ini bakal menggelar konser di Singapura pada 3 Mei. Lalu setelah Jakarta, mereka bergerak ke Bangkok (6 Mei) dan kemudian melanjutkan perjalanan ke Jepang hingga 13 Mei, dimana Agnostic Front akan menggasak lima venue yang tersebar di Shinjuku dan Shibuya (Tokyo), Osaka, Nagoya dan Hamamatsu, Shizuoka.

“Kami sangat bersemangat,” cetus Roger Miret, lewat siaran pers resminya. “Setelah bertahun-tahun tur dunia kami akhirnya mendapat kesempatan bertemu dengan saudara-saudara hardcore kami di Asia Tenggara. Skena kami mendunia dan kami tak sabar melihat kalian semua di area pit!”

Agnostic Front yang terbentuk pada Desember 1980, memulai agresinya lewat geraman hardcore punk di skena hardcore New York. Lalu perlahan mengembangkan komposisi musiknya dengan memasukkan elemen thrash metal ke ramuan musiknya, yang dimulai lewat album “Cause for Alarm” (1986). Sejauh ini sudah menghasilkan sebanyak 11 album studio, empat album konser, tiga kompilasi, empat album mini (EP) dan satu album split. Karya rekaman rilisan terakhir adalah “The American Dream Died” (2015) yang diedarkan via Nuclear Blast Records. (MK03)

Kredit foto: Todd Huber

.

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY