Salah satu pejuang dan pionir djent di ranah reprogressive metal modern asal Inggris, Tesseract akhirnya berkiprah lagi. Rencananya, pada 20 April 2018 mendatang, mereka akan melepas karya album rekaman terbarunya yang bertajuk “Sonder” via label Kscope. Untuk membuka masa promosinya, Tesseract telah merilis single pertama dari album tersebut, bertajuk “Luminary” sejak 7 Februari 2018 lalu.

Alec “Acle” Kahney (gitar), Jay Postones (dram), James ‘Metal’ Monteith (gitar), Amos Williams (bass/growl) dan Daniel Tompkins (vokal) menjalani proses rekaman “Sonder” di 4D Sounds, Celestial Sounds dan Project Studios di Inggris. Untuk produksi teknisnya, mereka dibantu oleh Aiden O’Brien, dan Acle Kahney untuk penataan suara (mixing).

Pihak band – lewat siaran pers resminya – menyebut olahan delapan komposisi di “Sonder” sangat beratmosfir mimpi dan lentur. Namun tetap didominasi terjangan riff distortif yang menyalak, melodius serta menghadirkan nuansa-nuansa yang tak terduga. Tentang lagu “Luminary” sendiri, menurut Daniel Tompkins, sangat mewakili konsep keseluruhan tema dan makna dari “Sonder”.

Pada saat dirilis nanti, “Sonder” akan tersedia dalam format digital, fisik (CD) serta piringan hitam (vinyl) dalam berbagai pilihan warna di kepingannya. Lalu – dan ini yang paling menarik – bakal dirilis pula versi binaural dalam jumlah terbatas, dimana pendengarnya akan mendapatkan pengalaman mendengarkan kualitas suara bernuansa tiga dimensi hasil rancangan Klang: Fabrik saat menyimaknya lewat headphones.

“Konsep ini,” ulas bassis Amos Williams, “adalah untuk menembus batasan audio saat mendengarkan musik via stereo headphone dan menciptakan ruang seperti ‘3D’. Ini adalah sesuatu yang sangat diimpikan oleh para musisi yang biasa mengenakan alat bantu dengar monitor di telinga, bisa mendengarkan suara instrumen dan posisinya dengan sangat akurat. Kami merasa teknologi ini bisa diterapkan di studio rekaman. Jadi kami sekarang bereksperimen dengan membawa elemen ‘live’ ke dalam studio.”

Tesseract terbentuk di Milton Keynes, Inggris pada 2003 silam. Sebelum “Sonder”, mereka telah merilis tiga album studio, yakni “One” (2011), “Altered State” (2013) dan “Polaris” (2015). (MK02)

Kredit foto: Steve Brown

.

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY