Lagi, sebuah unit punk rock asal Malang bernama Time Bomb and The Gangs mencoba menerabas hiruk pikuk skena punk di Tanah Air. Mereka mengaku berbahaya, seperti namanya. Ya, tentunya berbahaya dalam konteks musikal.

“Karena kami selalu ingin memberikan sentuhan yang baru di punk rock,” cetus pihak band kepada MUSIKERAS, meyakinkan. “Banyak orang yang berusaha berbeda, tapi malah terlihat sama. Banyak orang yang berusaha bermain se-‘punk rock’ mungkin, tapi 1-2 tahun mereka menghilang. Tidak sedikit yang kemudian membentuk band lagi dengan genre yang berbeda. Tetapi di sini, kami hanya mencoba bermain senyaman mungkin. Kejujuran ini yang mungkin akan menjadi pembeda antara musik ‘punk rock’ kami dengan ‘punk rock’ lainnya.”

Konsep tersebut bakal dibuktikan Time Bomb and The Gangs di album berikutnya yang kini sudah memasuki tahapan 70% menuju permapungan. Di album yang kemungkinan bakal dirilis pada hari jadi mereka, yakni 24 Mei mendatang tersebut, ada eksplorasi beberapa sub-genre punk rock dari beberapa generasi.

“Kami mencoba menyampur unsur classic punk, hardcore, thrash sampai pop punk. Dari segi lirik pun kami mengangkat isu yang lebih luas dan lebih kompleks, dari keresahan kaum ber-tato sampai kekejaman perang di Timur Tengah. Selain itu, kami juga menyelipkan satu lagu cinta untuk kalian yang suka berkutat dengan pedihnya cinta… hahaha! Mungkin ini akan menjadi album kami yang berbahaya dan tidak kalian sukai…!”

Salah satu karya nyeleneh yang menjadi gambaran kuat mengenai konsep album berikutnya adalah single “Tato” yang telah dirilis pada 11 November 2017 lalu, yang juga sudah bisa disaksikan dalam format video musik, yang telah tayang sejak 11 Februari 2018 lalu. Berbeda dibanding lagu-lagu yang terdapat di “Let’s Pogo Around!!!” – album mini (EP) mereka yang dirilis pada 2015 lalu – transformasi musik yang disuguhkan Riopogo (vokal/bass), Heru Karzah (gitar/vokal) dan Kiki (dram) di “Tato” memoleskan lantunan organ Hammond serta melodi renyah ala band The Clash, The Runaways hingga New York Dolls, sehingga menambah kesan bahwa band ini ingin membangkitkan gairah musik punk di era ’70an.

“Musiknya sangat easy listening, dan liriknya ringan. Kami ingin memberi kesan yang berbeda di lead single ini kepada para pendengar. Jadi bukan hanya kepada para penikmat musik punk rock saja yang bisa mendengar, tapi yang tidak suka punk rock-pun tetap bisa menikmati musik kami. Karena mungkin pembahasan di lagu lainnya akan lebih berat, jadi di opening single ini kami kasih yang ringan-ringan saja.”

Sejak awal, Time Bomb and The Gangs langsung digerakkan oleh trio Riopogo, Heru dan Kiki, dan dinyatakan resmi terbentuk saat mereka tampil di panggung MKM (Musik Kampus Malang) pada 24 Mei 2013, mewakili UKM ASMIC dari salah perguruan tinggi di Malang. Nama ‘Time Bomb and The Gangs’ sendiri dipilih dari salah satu lagu milik band punk rock Rancid berjudul “Time Bomb”, sementara kata ‘The Gangs’ terinspirasi kata ‘Gangster’ dari film bertajuk “Gangster Squad”. Diharapkan band ini juga dapat menjadi bom waktu (time bomb), dimana musik adalah amunisi senjata paling ampuh untuk melawan ketidakadilan.

Dan musik yang mereka pilih adalah punk yang dilumuri lirik mengenai isu-isu politik dan sosial yang menentang imprealisme, melawan perang, menuntut persamaan hak, gejolak skena bawah tanah, konspirasi akhir jaman, hingga kisah cinta seorang berandal. Kemudian dalam estetika bermusik mereka banyak menyampur unsur rock n’ roll ’70an dengan keliaran punk ’90an ala Rancid, Green Day hingga Anti-Flag.

“Punk rock mewakili gejolak jiwa muda kami yang menggebu-gebu. Tidak hanya sekadar kata saja yang bisa menjadi senjata, dalam proses bermusiknya pun sangat mewakili emosi kami,” cetus pihak band lagi, semangat.

Selain EP “Let’s Pogo Around!!!”, Time Bomb and The Gangs juga pernah terlibat dalam beberapa proyek album kompilasi, yaitu “Young and Strong Vol. 01” yang dirilis oleh TNR Records pada 2016 dan kompilasi “Record Store Day Jakarta” yang dirilis oleh Pas Pas Records/Soundpage Records tahun lalu. (Mdy/MK01)

.

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY