Tujuh tahun sejak merilis “Ø (Disambiguation)”, akhirnya Underøath melakukan reuni dan bergolak lagi. Pada 6 April 2018 mendatang, unit metalcore asal Tampa, Florida AS tersebut siap meluncurkan karya album rekaman terbarunya yang bertajuk “Erase Me” via label baru mereka, Fearless Records.

Album yang sudah didahului dengan perilisan single “On My Teeth” tersebut juga menandai keterlibatan pertama salah satu pendiri Underøath, dramer dan vokalis (clean) Aaron Gillespie dalam rekaman album, dalam 10 tahun terakhir. Pada 2010 silam, Aaron sempat mengundurkan diri dari formasi Underøath. Selain Aaron, formasi Underøath saat ini juga diperkuat Grant Brandell (bass), Spencer Chamberlain (vokal), Chris Dudley (kibord), Tim McTague (gitar) dan James Smith (gitar).

“Erase Me” direkaman pada pertengahan 2017 lalu bersama Matt Squire, produser yang pernah menangani produksi rekaman album milik Panic! at the Disco. Sementara untuk proses penataan suara (mixing) dieksekusi oleh Ken Andrews (Jimmy Eat World).

“Kami sempat memutuskan untuk berpisah dan kemudian menyadari bahwa kami adalah sebuah keluarga,” ujar vokalis Spencer Chamberlain, mengenai alasan Underøath bersatu kembali. “Kami saling merindukan satu sama lain. We pernah memutuskan tak akan pernah bermusik menggunakan nama Underøath lagi dan membiarkan (keputusan) seperti itu selama beberapa tahun. Kami semua membangkitkan pertemanan kembali, dan membangun ulang band ini.”

Lewat “Erase Me” ini pula, Underøath memberi sinyal perubahan konsep pada ramuan musiknya, yang tak lagi berakar pada label ‘Christian Roots’. Seperti yang diungkapkan Aaron Gillespie,“Saya pikir, Underøath kini kembali dengan album baru, yang mana tak satu pun dari kami yang percaya itu bakal terjadi. Saya hanya ingin membuktikan bahwa apa yang kami lakukan (sekarang) adalah hal paling jujur yang kami miliki. (Kondisi) yang paling sehat yang pernah kami jalani sebagai band, sebagai musisi, di dalam dunia kami.”

Underøath mulai digulirkan pada akhir November 1997, yang dimulai oleh vokalis Dallas Taylor dan gitaris Luke Morton. Keduanya lantas mengajak Aaron Gillespie, gitaris Corey Steger serta bassis Octavio Fernandez untuk bergabung. Namun beberapa saat sebelum merekam album debut “Act of Depression”, Luke Morton mengundurkan diri. Sementara Dallas bertahan hingga tiga album, sebelum dipecat pada 2003 dan lantas digantikan oleh Spencer Chamberlain.

Sebelum reuni ini, Underøath telah merilis album “Act of Depression” (1999), “Cries of the Past” (2000), “The Changing of Times” (2002), “They’re Only Chasing Safety” (2004), “Define the Great Line” (2006), “Lost in the Sound of Separation” (2008) dan “Ø (Disambiguation)” (2010). Salah satu lagu dari album “Define the Great Line” yang bertajuk “Writing on the Walls” sempat masuk nominasi Grammy Award 2007 untuk kategori “Best Short Form Music Video”. Begitu juga dengan album “Lost in the Sound of Separation” yang juga dinominasikan di ajang Grammy Award 2010 untuk kategori “Best Boxed or Special Limited Edition Package”. (MK03)

Kredit foto: Dan Newman

.

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY