Lewat single terbarunya, “Pengampunan”, unit cadas asal Cikalong Wetan, Bandung Barat ini semakin mengental dalam karakter deathcore yang akut. Berbeda dibanding single sebelumnya, “Dendam” yang dirilis pada 2014 silam, dimana Fiction Of Revenge masih tersentuh pengaruh metalcore.

“Dari segi musikal, ‘Pengampunan’ jelas menunjukkan kemajuan dari sisi materi, lebih berkarakter. Menurut kami, inilah deathcore-nya Fiction of Revenge,” cetus pihak band kepada MUSIKERAS, meyakinkan.

“Pengampunan” sendiri menceritakan tentang penyesalan umat manusia pendosa setelah kematian, dan meminta ampunan terhadap pencipta agar diampuni segala dosa di dunia. Fiction Of Revenge yang diperkuat formasi Doni (vokal), Ghoni (gitar), Jack (dram), Satria (gitar) dan Hildan (bass) menggarap rekaman single tersebut di studio Yoga Record, di Bandung. Secara teknis, menurut mereka, tidak ada kendala berat dalam pembuatan lagu tersebut. “Hanya dari segi vokal lebih diperdalam supaya karakter deathcore-nya semakin kental.”

Walau merasa telah menemukan karakter musikalitasnya, namun para personel Fiction Of Revenge tidak memungkiri adanya pengaruh-pengaruh dari beberapa referensi band luar. Sebutlah seperti Suicide Silence, Chelsea Grin dan Thy art Is Murder.

“Ketiga band itu mewakili pandangan kami dalam membuat materi. Seperti yang kita tahu perkembangan musik metal sekarang sudah semakin maju, maka kami memperbanyak referensi untuk menentukan materi mana yang kira-kira akan cocok untuk Fiction Of Revenge dan untuk pasar musik itu sendiri,” urai pihak band lagi memperjelas.

Tujuhbelas Agustus 2014 menandai awal geliat Fiction Of Revenge, yang dimulai oleh formasi Eki (vokal), Goni (gitar), Doni (dram), Badot (bass) dan Buldan (gitar). Tahun itu juga, mereka merilis single pertama berjudul “Dendam”. Sayangnya, Eki dan Badot tak bertahan lama. Keduanya memutuskan mengundurkan diri karena kesibukan di luar band, yang akhirnya sempat berdampak pada vakumnya Fiction Of Revenge. Untungnya, personel yang tersisa tidak putus asa. Mereka bangkit lalu mencari personel baru untuk mengisi kekosongan. Hildan adalah temuan pertama, lantas menyusul Jack yang mengisi lini dram setelah Doni banting stir ke posisi vokal. Dan terakhir, bergabungnya Satria Gilang yang saat itu menghuni band metalcore Alaskan Minoriy.

Sambil mempromosikan single “Pengampunan”,  kini Fiction Of Revenge tengah menjalani proses perampungan rekaman album yang telah mencapai 70%. Jika tak ada aral melintang, mereka merencanakan perilisannya pada awal 2019. “Karena untuk album ini, kami perlu waktu yang matang untuk mendapatkan kualitas musik yang jauh lebih baik dari sebelumnya sehingga bisa bersaing di pasar nasional maupun internasional!” (mdy/MK02)

.

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY