Pada 13 Maret 2018 lalu, publik metal dunia telah dikejutkan oleh pengumuman pengunduran diri vokalis unit veteran technical death metal Suffocation, Frank Mullen, dari kegiatan-kegiatan tur. “Hello teman-teman, saya akan melakukan satu tur terakhir tahun ini. Saya akan memberitahukannya kepada kalian saat detailnya sudah final,” tulis Frank di akun Facebook pribadinya.

Bersama Suffocation, Frank telah menjajal berbagai panggung cadas di seluruh penjuru Amerika Serikat dan dunia selama hampir tiga dekade, sejak Suffocation resmi terbentuk pada 1990 silam. Kini ia harus menyudahi karir panggung karena tuntutan dari pekerjaan barunya yang tak memungkinkan Frank membagi waktu dengan jadwal tur Suffocation.

Saat ini, untuk menutup lembaran karir Frank bersama Suffocation, para personel band lainnya, Terrance Hobbs (gitar), Derek Boyer (bass) serta dua personel baru; Charlie Errigo (gitar) dan Eric Morotti (dram) telah merancang rencana untuk melakukan tur perpisahan. 

“Saya yakin Frank telah merencanakan untuk benar-benar berhenti,” cetus Terrance Hobbs kepada media Metal Underground. “Dia tentunya mau melakukan tur perpisahan, tapi sangat sulit buat dirinya sekarang, juga buat kami semua. Dia tak mungkin mengambil waktu cuti selama tiga bulan dan melakukan tur di berbagai dunia. Jadi sekarang kami bekerja keras untuk mengatur di area mana saja yang terbaik untuk melakukan tur dalam periode waktu yang sangat pendek. Saya mendoakan yang terbaik untuk Frank, keluarga dan pekerjaannya. Dan kami berharap, kami bisa menghadirkan Frank untuk mengucapkan selamat tinggal kepada kalian semua.”

Sejauh ini, untuk mengantisipasi masa pensiun Frank, Suffocation sebenarnya sudah beberapa kali memanfaatkan vokalis pengganti, seperti Bill Robinson, John Gallagher, Ricky Myers dan Kevin Muller. Namun belum jelas, apakah selanjutnya, Frank masih akan dilibatkan di rekaman album Suffocation atau tidak.

Sejak terbentuk pada 1988 di Long Island, New York, Suffocation dikenal sebagai peletak cetak biru death metal yang melebur penerapan vokal growl dengan raungan gitar tuning rendah, riff gitar yang kompleks dan cepat hingga permainan dram yang kerap mengintegrasikan teknik blasting ala grindcore yang brutal. Sampai saat ini, Suffocation sudah merilis tujuh album studio, yaitu “Effigy of the Forgotten” (1991), “Breeding the Spawn” (1993), “Pierced from Within” (1995), “Souls to Deny” (2004), “Suffocation” (2006), “Blood Oath” (2009) dan “Pinnacle of Bedlam” (2013). Pada 9 Juni 2017 lalu, Suffocation merilis album terbaru bertajuk “…Of The Dark Light” via label Nuclear Blast, tanpa kehadiran gitaris Guy Marchais dan dramer Dave Culross. Suffocation sendiri tercatat sudah empat kali menggelar konser di Jakarta, dua di antaranya di panggung Hammersonic Festival. (MK03)

.

 

Hello my friends I will be doing one last tour later this year. I will let you all know once the details are finalized.

Posted by Frank Mullen on Monday, 12 March 2018

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY