Situasi politik di Indonesia yang masih terbilang carut-marut tidak habis-habis menjadi sumber inspirasi penulisan lagu. Khususnya di ladang musik keras. Tak terkecuali The Moses Purposes, unit metalcore asal Malang, Jawa Timur. Lewat single keduanya yang bertajuk “Louder Harder”, mereka meneriakkan kekhawatiran atau ketidakpercayaan para pemuda atas fenomena yang ada di pemerintahan karena jejak rekam sebagian perilaku politisi yang tak terpuji.

“Maraknya kasus korupsi, budaya buruk yang diperlihatkan, sampai kesewenangan para pejabat yang diperlihatkan dan sudah menjadi rahasia umum. Pemuda sebagai penerus bangsa merasa perlu untuk menyuarakan apa yang dipikirkannya,” seru pihak band, seperti yang mereka ungkapkan di siaran pers resminya.

“Louder Harder” sendiri sudah tersedia di album kompilasi “Reinkarnasi” yang diterbitkan oleh Unit Aktivitas Band (homeband) Universitas Brawijaya. Para personelnya, yakni Rizqtsany (vokal), Zulfiqar Bhisma (gitar), Rian Fareza (gitar/vokal clean) dan Carnival (bass) mengeksekusi rekamannya secara independen, termasuk untuk tahap penataan serta pelarasan suara (mixing/mastering) yang dikerjakan di Rama Studio Project, Malang.

Saat ini, The Moses Purposes juga tengah mengambil ancang-ancang untuk merilis album debutnya, yang rencananya bakal dikobarkan pada April atau Mei 2018 mendatang. Seperti single “Louder Harder”, keseluruhan proses rekaman album ini juga dikerjakan sendiri. Oh ya, selain “Louder Harder”, pihak band juga memperkenalkan kembali versi alternatif dari “Something Wrong”, single yang pernah mereka luncurkan pada 2014 silam. Proses rekamannya, termasuk (mixing/mastering) mereka garap di GZZ studio, Malang. Kedua lagu tersebut bisa didengarkan via laman Soundcloud The Moses Purposes.

Nama The Moses Purposes sendiri terinspirasi dari sejarah klasik Nabi Musa, serta dari lagu milik Bring Me The Horizon, “Shadow Moses”. Sejak terbentuk pada 2014, menurut penuturan pihak band kepada MUSIKERAS, peramuan musik The Moses Purposes banyak menyerap pengaruh dari band-band dunia seperti Bring Me The Horizon, Architects, DIVIDE, Asking Alexandria, Miss May I, Bullet For My Valentine serta dari salah satu band asal Surabaya, Sebuah Tawa dan Cerita. (mdy/MK01)

.

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY