Pertengahan Maret lalu, menjadi awal langkah Glamsglory di kancah metal Tanah Air, yang mereka tandai dengan peluncuran single debut bertajuk “Membunuh Perlahan”. Single ini mereka hasilkan setelah berkutat selama sekitar 4-5 bulan mencari format musikal yang tepat, sejak band beragama metalcore asal Leles, Garut ini terbentuk.

Glamsglory sendiri merupakan band bentukan Okuy dan Indra, dua musisi jebolan Bloodyunderwear, salah satu band yang sudah cukup punya taring di skena musik cadas Garut. Selain telah menghasilkan sebuah album rekaman berjudul “Depresi”, Bloodyunderwear juga pernah menggasak panggung bergengsi “Hammersonic Fest 2017” lalu.

Di Glamsglory ini, vokalis Okuy dan gitaris Indra lantas merekrut Devi (gitar), Redi (bass) dan Agus (dram) untuk melengkapi formasi dan langsung masuk studio menggarap “Membunuh Perlahan”. Menurut penuturan pihak band kepada MUSIKERAS, proses rekaman single tersebut mereka eksekusi di studio milik sendiri. Namun khsus untuk pengisian dram mereka rampungkan di studio salah satu teman mereka, termasuk mixing dan mastering. “Lama penggarapan sekitaran tiga minggu dan tidak ada kendala, hanya sedikit susah mengatur jadwal yang sering berbenturan.”

Sound yang sedikit modern yang sedikit banyak mengambil saripati dari band-band metalcore modern dunia seperti As I Lay Dying dan Architect serta penulisan lirik format bahasa Indonesia dengan artikulasi yang jelas menjadi benang merah di konsep musik Glamsglory. “Nada-nada reff yang khas dan easy listening, juga penekanan vokal scream dan artikulasi lirik yang jelas, menjadi satu kesatuan selaras. Pesan akan bisa lebih tersampaikan.”

“Membunuh Perlahan” sendiri merupakan amunisi awal bagi Glamsglory yang kini tengah memasuki tahap penggarapan album mini (EP) yang rencananya bakal dirilis pada Agustus 2018 mendatang. “Saat ini materi EP sudah hampir 70% dengan tambahan tiga materi baru. Hanya tinggal take vocal dan menyiapkan artwork buat kebutuhn packaging!” (Mdy/MK02) 

.

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY