Setelah terombang-ambing selama tujuh tahun, didera drama gonta-ganti tim produksi dan aktor, akhirnya film bertajuk “Bohemian Rhapsody” yang memotret perjalanan karir penyanyi rock legendaris Freddie Mercury dan bandnya, Queen siap dirilis. Perusahaan film yang memproduksinya, 20th Century Fox telah menyiarkan trailer resmi pertamanya kemarin, diikuti jadwal penayangan yang ditetapkan pada 2 November 2018 di Amerika Serikat. Sementara di negara asal Queen, di Inggris, film tersebut tayang lebih cepat, tepatnya pada 24 Oktober 2018.

Rami Malek yang sebelumnya dikenal lewat serial drama TV, “Mr. Robot” terpilih sebagai pemeran sosok mendiang Freddie Mercury, dan didukung oleh aktor pendamping Ben Hardy sebagai Roger Taylor, Gwilym Lee sebagai Brian May dan Joseph Mazzello sebagai John Deacon. Sementara di kursi sutradara, diemban oleh Dexter Fletcher, yang mulai mengeksekusi perampungan film ini pada 6 Desember 2017, menggantikan sutradara sebelumnya, Bryan Singer yang dipecat oleh pihak 20th Century Fox setelah mangkir dari tugasnya di lokasi syuting.

Seluruh tim inti dari pihak Queen bekerja sama dengan Dexter untuk membuat “Bohemian Rhapsody” digarap sesuai dengan keinginan mereka. Termasuk Greg Brooks, orang yang bertanggungjawab terhadap pengarsipan sejarah karir Queen. Greg terlibat secara penuh di produksi film tersebut setiap hari untuk memastikan segala detail dari setiap adegan benar-benar otentik.

Naskah “Bohemian Rhapsody” sendiri dipercayakan pada Anthony McCarten, yang difokuskan pada periode 15 tahun, saat terbentuknya Queen hingga ke penampilan Freddie Mercury dan Queen di panggung Live Aid 1985 di Wembley Stadium yang sangat bersejarah, enam tahun sebelum Freddie meninggal dunia. Proses pengambilan gambar dimulai di London pada September 2017 oleh Bryan Singer dan dirampungkan oleh Dexter pada Januari 2018. Saat rencana penggarapan film ini pertama kali diumumkan pada 2010, pemeran Freddie Mercury tadinya diberikan kepada aktor Sacha Baron Cohen dan disutradarai oleh Graham King. Namun berbagai kendala kesepakatan mengenai konsep cerita, akhirnya membuat rencana produksi film ini pun terbengkalai.

Queen dengan formasi yang paling dikenal di dunia, yakni Freddie Mercury (vokal/piano), Brian May (gitar/vokal), Roger Taylor (dram/vokal) dan John Deacon (bass) terbentuk di London pada 1970. Salah satu albumnya yang tersukses, “A Night at the Opera” (1975) berhasil menelurkan “Bohemian Rhapsody”, salah satu lagu rock epik terpopuler sepanjang masa. Pada 24 November 1991, Freddie Mercury meninggal dunia akibat terjangkit virus HIV/AIDS. Lalu, John Deacon menyatakan mundur dari panggung musik pada 1997. Saat ini, roda karir Queen tetap bergulir, dengan formasi Brian May, Roger Taylor serta vokalis jebolan American Idol, Adam Lambert. Hingga hari ini, estimasi angka penjualan seluruh karya rekaman Queen di seluruh dunia hampir mencapai angka 300 juta keping. Pada penyelenggaraan Grammy Awards ke-60 yang dilangsungkan di Madison Square Garden, New York AS pada 28 Januari 2018 lalu, Queen dianugerahi “Lifetime Achievement Award” atas kontribusi karya musikalnya yang bertahan sepanjang masa di industri musik dunia.

Kredit foto: Johnny Dewe Mathews

.

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY