Kebuasan nan mencekam dari berondongan komposisi death metal akhirnya berhasil dikumandangkan lagi oleh Patagonia di kancah musik ‘bawah tanah’ Semarang. Lewat rilisan album mini (EP) bertajuk “Impaled Human” (SBS Records), Patagonia telah memantik geliat musik death metal yang telah redup di kota mereka, dalam kurun waktu terakhir.

Lima komposisi gahar yang disajikan Patagonia, yakni “Under The Siege”, “Grammaticality”, “Three Face Illusions”, “Trail of Sinner” dan “Impaled Human” mengembalikan nuansa atmosfir kebrutalan dari band-band dunia panutan Patagonia seperti Suffocation, Malevolent Creation hingga Deeds of Flesh. Gemuruh vokal growl yang mencekam, pukulan dram yang menggerinda plus serbuan riff gitar yang mencabik menjadi menu utama yang membuat Patagonia terdengar mengerikan.

Proses rekaman semua materi di “Impaled Human” mulai digarap Desta (gitar), Gonz (bass), Yusuf (dram) dan Hansen (vokal) sejak 2017 lalu. Seperti band-band lain umumnya, Patagonia juga mengalami beberapa kendala teknis saat rekaman. Apalagi, inilah pengalaman pertama mereka memasuki dapur rekaman, dimana eksekusinya dilakukan di iWod Creative Labs dengan bantuan Novi (Radical Corps/Syndrome) dan Kakek (Daimonion/ex. Brain Ass) sebagai teknisi rekaman. Selama proses penggarapan hingga menjadi karya lagu, Patagonia dibantu Rizky Anzo Baenafi (Infestation/Dismay) pada lini vokal, menggantikan Hansen untuk sementara waktu khususnya di debut album mini ini.

“Banyak proses kreatif yang terjadi ketika kami semua berkumpul dalam pengerjaan materi,” ungkap pihak band kepada MUSIKERAS. Misalnya, menurut mereka, bagaimana mengolah ide-ide yang muncul semaksimal mungkin secara bersama. Proses penggarapan materi yang terdapat dalam album “Impaled Human” juga sangat terbantu berkat kepiawaian Desta selaku komposer utama.

“Menurut kami semua lagu dalam album ini asik saat dibawakan. Tapi yang paling memicu semangat kami adalah nomor, ‘Under The Siege’. Selain beat-beat yang konstan, kami merasa seperti benar-benar berada di dalam moshpit!”

“Under The Siege” sendiri merupakan single perdana yang telah diluncurkan via kanal Semarang On Fire sejak tahun lalu. Setelah EP ini, Patagonia yang terbentuk pada 2016 lalu ini akan perlahan mulai fokus untuk menggarap album penuh. “Kami akan menyiapkan materi-materi anyar, termasuk beberapa materi yang ada di ‘Impaled Human’ untuk dimasukkan ke dalam album penuh tahun depan. Semoga!” (Mdy/MK01)

.

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY