Unit progressive metal Opeth kembali bersiap meluncurkan sebuah album konser bergengsi. Kali ini, band asal Swedia yang mengawali karirnya dari skena death metal ini mengabadikan penampilan istimewa mereka dari panggung Red Rocks Amphitheatre di Denver, Colorado (AS) pada 11 Mei 2017 lalu. Hasil rekaman itulah yang lantas dikemas dengan judul “Garden Of The Titans: Live At Red Rocks Amphitheater”, dan bakal diedarkan dalam format DVD, Blu-ray serta CD pada 2 November 2018 mendatang, via Moderbolaget Records/Nuclear Blast Entertainment.

Pada September 2010 silam, salah satu konser bersejarah Opeth juga pernah diabadikan dalam rilisan resmi, tepatnya dari penampilan mereka di gedung bergengsi Royal Albert Hall, di Inggris. Paket rekaman itu dirilis via Roadrunner Records.

Penggarapan kualitas audio untuk “Garden Of The Titans: Live At Red Rocks Amphitheater” sendiri dieksekusi oleh David Castillo, engineer yang pernah memoles album-album milik Katatonia dan Bloodbath. Sementara untuk keseluruhan desain sampul menggunakan karya Travis Smith (Nevermore, Katatonia, Testament). Dari album “Garden Of The Titans: Live At Red Rocks Amphitheatre” ini, Opeth menyuguhkan 10 trek live yang ciamik, di antaranya berjudul “Sorceress”, “Ghost Of Perdition”, “The Devil’s Orchard” dan “Deliverance”.

Sementara itu, saat ini, Opeth yang kini diperkuat formasi Mikael Åkerfeldt (vokal/gitar), Martín Méndez (bass), Martin “Axe” Axenrot (dram), Fredrik Åkesson (gitar) dan Joakim Svalberg (kibord/piano) sudah menyiapkan sebanyak 15 lagu yang bakal dipilih sebagai materi album mereka selanjutnya, dengan konsep yang jauh lebih kompleks dan enerjik dibanding tiga album sebelumnya. Jika tak ada perubahan, bakal dirilis menjelang pertengahan 2019. “Kami sekarang akan menggarap demonya, dan sejauh ini saya sudah merekam banyak isian solo,” ungkap Fredrik Åkesson memberi bocoran.

Opeth terbentuk di Stockholm pada 1989 dan sejauh ini telah melewati banyak fase gonta-ganti personel, dan sudah tidak dihuni oleh seluruh personel aslinya. Vokalis, gitaris dan penulis lagunya, Mikael Åkerfeldt yang sebelumnya berada di posisi sebagai bassis mulai mengambil alih posisi nakhoda band ini sejak vokalis asli David Isberg mengundurkan diri pada 1992 silam. Sampai saat ini, Opeth yang mengambil namanya dari nama sebuah kota fiksi dalam novel karya Wilbur Smith yang berjudul “The Sunbird” telah menghasilkan 12 album studio, termasuk dua album terbaiknya yang berhasil menembus perhatian dunia, yakni “Ghost Reveries” (2005) dan “Watershed” (2008). Tercatat, penjualan keseluruhan albumnya telah mencapai angka lebih dari 1.5 juta keping di seluruh dunia. (MK03)

.

 

Kredit foto: Stuart Wood

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY