Masih dalam ranah ingar bingar Glam/Hair Rock era ‘80an, SK Triolekso kembali merilis single baru yang diberi judul “Macan Kampus”, pada 17 September 2018 lalu. Sebelumnya, pada perayaan Record Store Day, April 2018 lalu, unit cadas asal Jakarta yang dihuni formasi Bima (vokal), Nanggala (gitar), Eldi (bass) dan Dimas (dram) ini juga telah meluncurkan single berjudul “Time to Glam”.

Pada dasarnya, menurut tuturan pihak band kepada MUSIKERAS, penggarapan rekaman “Macan Kampus” pada dasarnya tidak terlau banyak berbeda dibanding single sebelumnya, dimana mereka mengakali waktu rekaman di luar urusan perkuliahan. “Seperti biasa setelah jam perkuliahan usai kami memulai aktifitas malam hari kami dengan bermain gitar sambil sesekali menenggak minuman dikarenakan haus setelah bernyanyi bersama. Single ‘Macan Kampus’ sendiri terinspirasi dari realita keihidupan perkuliahan dimana gesekan antara mahasiswa kerap terjadi dan dimana idiom ‘senioritas’ kerap menjadi isu utama.”

Perekaman “Macan Kampus” sendiri diawali dari perangkat soundcard milik dramer, Dimas dan dilakukan di dua tempat yaitu di rumah Dimas dan di studio milik Eko (Bassis band pop Bunglon) di daerah Cibubur untuk proses rekaman dram dan vokal.

Sementara untuk pengolahan musiknya, sejumlah referensi yang mereka anut masih terpengaruh akan bisingnya musik hardrock dan heavy metal era ’70-80an seperti Led Zeppelin, Black Sabbath, Whitesnake, AC/DC hingga Motley Crue yang memiliki riif gitar yang ekspresif, melodi panjang nan epik, cabikan bass konstan diselingi groove yang selalu mengisi, pukulan dram yang sarat tenaga serta raungan vokal yang terkadang memekakan telinga.

“Deskripsi formula musik di ‘Macan Kampus’ masih dalam ranah ingar bingar hardrock ‘80an, dimana kami menonjolkan sisi vokal yang cenderung tinggi melengking dibalut dengan permainan gitar yang sarat distorsi untuk menampilkan energi dari sisi agresifitas sang ‘Macan Kampus’ itu sendiri. Permainan tempo yang tidak cepat dan cendrung stoner dengan banyak (memainkan) power-chord memberikan warna powerful sebagai representasi ‘si macan kampus’ tersebut.”

SK Triolekso terbentuk pada akhir 2013 di kampus kesenian Jakarta, dan memulai geliat karirnya lewat single perdana berjudul “Martua Goes To America” yang termuat di album kompilasi “Kampus 24 jam Hits Volume 3”. Lalu di lagu kedua berjudul “Time To Glam” yang diedarkan dalam dua versi, yakni versi yang terdapat di album kompilasi “Record Store Day Pasar Santa 2018” serta versi “Live at Studio Venom” yang bisa disaksikan di kanal Youtube SK Triolekso. Oh ya, mereka merangkai nama bandnya dari dua kata, yaitu ‘SK’ yang diambil dari panggilan kecil Bima, dimana teman-teman lamanya selalu memanggilnya dengan sebutan ‘Setan Kecil’. Sementara kata ‘Triolekso’ sendiri merupakan ide dari Eldi, yang merupakan akronim dari ‘Lupain ajE Kata Semua Orang’. (aug/MK02)

.

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY