Penyelenggaraan malam puncak penyerahan penghargaan Anugerah Musik Indonesia / AMI Awards 2018 untuk insan musik Indonesia semalam, 27 September 2018, telah mencetuskan lima pemenang dari lima kategori di ranah musik keras.

Di kategori “Duo/Grup/Vokal/Kolaborasi Rock Terbaik” menghasilkan nama yang cukup mengejutkan. Pee Wee Gaskins dinyatakan sebagai pemenang, alias berhasil menyingkirkan pesaingnya, nama-nama yang terbilang cukup senior. Salah satunya adalah Grassrock, yang masuk di deretan nominasi AMI Awards berkat single “Damai Indonesiaku” yang termuat di album kompilasi “Musikeras Cracked It!”, rilisan kerja sama MUSIKERAS dengan Demajors. Malam itu, Pee Wee Gaskins yang berasal dari Jakarta berhasil membawa pulang piala AMI Awards berkat karya rekaman “Fluktuasi Glukosa” yang kental dengan karakteristik musik pop punk/rock.

Secara keseluruhan, nama-nama pelaku musik keras yang sudah sangat dikenal luas memang mendominasi perolehan piala. Seperti Seringai yang berhasil menyabet penghargaan kategori “Karya Metal/ Hardcore Terbaik”, lalu ada rombongan kolaboratif para rocker era ‘80an, Indonesia Kita yang memenangkan penghargaan kategori “Album Rock Terbaik” serta Totok Tewel, gitaris band rock lawas, Elpamas yang mencuri perhatian di kategori “Artis Solo Pria/Wanita Rock/Instrumentalia Rock Terbaik”. Sementara di kategori “Karya Produksi Progressive Terbaik”, ada ILP yang terpilih. ILP adalah kelompok cadas yang dimotori oleh ikon jazz Tanah Air, Indra Lesmana.

Secara keseluruhan, penyelenggaraan malam puncak AMI Awards 2018 yang ke-21 semalam, yang dilangsungkan di Ecovention Ancol, Jakarta Utara mengumumkan sebanyak 48 kategori penghargaan, mulai dari Pendatang Baru Terbaik hingga Lifetime Achievement dan Legends Awards. AMI Awards sendiri mulai diselenggarakan pada 29 November 1997 silam, dan merupakan ajang penghargaan tertinggi di industri musik Indonesia yang diberikan oleh Yayasan Anugerah Musik Indonesia untuk mengakui prestasi yang luar biasa dari musisi Indonesia setiap tahunnya.

Untuk penyelenggaraan tahun ini, pihak AMI Awards menyeleksi dan menentukan pemenang lewat proses voting yang dilakukan secara tertutup oleh para anggota resmi AMI, yang terdiri atas para insan atau pelaku musik Indonesia dari berbagai bidang, termasuk para wartawan musik. Materi rekaman yang dinilai adalah rilisan dari periode 1 Juli 2017 hingga 30 Juni 2018, baik yang diedarkan dalam format fisik (CD, kaset dan vinyl) maupun digital. (MK03)

Berikut daftar lengkap pemenang kategori rock dan metal:

Album Rock Terbaik

Bertuhan Dengan Marah (Jikunsprain)

Candu Baru (Zat Kimia)

Kebersamaan (Indonesia Kita)

Life’s Not The Same (Giant Step)

Sukma Pieters (Sukma Pieters)

Karya Metal/ Hardcore Terbaik

Burgerkill (Superficial)

Down For Life (Liturgi Penyesatan (versi akustik))

Seringai (Selamanya)

Taring (Slaptika)

Tikam (Mangsa)

Karya Produksi Progressive Terbaik

Andi Bayou (Java War Pt.2)

Bless The Knights (Dunamous)

Gerald Situmorang (Dice)

ILP (Ascension)

Ligro (Transisi 2)

Artis Solo Pria/Wanita Rock/Instrumentalia Rock Terbaik

Ambang Christ (Fight For Glory)

Balum (Another Next Time)

Damon Koeswoyo (Sepi)

Maxime Bouttier (Make Your Day)

Toto Tewel (Kontra)

Duo/Grup/Vokal/Kolaborasi Rock Terbaik

/rif (Malaikat Kecil)

Grassrock (Damai Indonesiaku)

Gugun Blues Shelter (Sweet Looking Woman)

Marcell & Oddie (Ketika Dunia Berhenti Berputar)

Pee Wee Gaskins (Fluktuasi Glukosa)

.

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY