Berita menyegarkan datang dari belantara gitar rock, khususnya yang berkonsentrasi pada sosok-sosok shredder, sebutan untuk gitaris berkemampuan teknikal tinggi. Karena salah satu nama yang telah melegenda, Jason Becker, telah mengumumkan bakal merilis album solo terbarunya yang bertajuk “Triumphant Hearts” via label Music Theories Recordings/Mascot Label Group pada 7 Desember 2018 mendatang.

Tapi… bagaimana mungkin Jason bisa merilis album baru? Pertanyaan itu pasti akan terlontar, mengingat sejak 1996 silam, Jason kehilangan kemampuannya untuk berbicara dan menderita lumpuh di sekujur tubuhnya. Ia dinyatakan mengidap penyakit amyotrophic lateral sclerosis (ALS), dan sampai saat ini hanya bisa berkomunikasi melalui sebuah sistem ciptaan ayahnya, yang disingkronkan dengan gerakan matanya. Dengan cara itulah Jason menyusun komposisi-komposisi lagunya, mengeja huruf-huruf yang membentuk kata, atau not musik dan kord. Lalu, dari situ, sebuah tim menerjemahkannya ke dalam komputer menjadi partitur, sebagai acuan bagi para gitaris yang dilibatkan Jason untuk mengeksekusi visi musikalnya.

Ada 14 trek yang termuat di “Triumphant Hearts”, yang sebagian besar menghadirkan permainan gitar dari Marty Friedman, Joe Satriani, Steve Vai, Neal Schon, Steve Morse, Paul Gilbert, Uli Jon Roth, Richie Kotzen, Gus G., Jake Shimabukurot, Joe Bonamassa hingga Chris Broderick, dimana mereka menginterpretasi kebrilianan visi musikal Jason Becker. Lalu, di sana-sini juga terjalin beberapa potongan-potongan rekaman permainan gitar Jason saat masih sehat, dari era ‘80an hingga awal ‘90an.

Bahkan di “Valley of Fire”, komposisi lagu yang berdurasi lebih dari 9 menit, disuguhkan kolaborasi dari ‘The Magnificent 13’, yang diperkuat oleh Steve Vai, Joe Bonamassa, Paul Gilbert, Neal Schon, Marty Friedman, Michael Lee Firkins, Mattias IA Eklundh, Greg Howe, Jeff Loomis, Richie Kotzen, Gus G, Steve Hunter dan Ben Woods. Sebuah formasi yang fenomenal dalam sebuah lagu!

Selain itu, di komposisi yang dijadikan judul album, “Triumphant Heart”, Jason menghadirkan kolaborasi permainan gitar Marty Friedman – tandem Jason di band Cacophony (1987 – 1988) – dengan permainan biola dari Glauco Bertagnin. “Glauco merekam isian biolanya di Italia. Saya menulis bagian itu cukup sulit, dan saya tidak tahu bagaimana Glauco bisa menguasainya. Dia memasukkan penjiwaan yang total di sekujur lagu,” ungkap Jason via siaran pers resminya.

Jason Becker yang dilahirkan pada 22 Juli 1969 silam dianggap sebagai anak ajaib, yang telah menunjukkan bakat permainan gitar yang mengagumkan di usia sangat dini. Ia awalnya mulai dikenal luas saat berkolaborasi dengan Marty Friedman (yang kemudian bergabung dengan Megadeth) di band rock teknikal, Cacophony. Lalu pada 1989, saat usianya baru menginjak 19 tahun, Jason telah terpilih sebagai gitaris di band solo David Lee Roth (Van Halen).

Bersama Cacophony, Jason merilis dua album studio, yakni “Speed Metal Symphony” (1987) dan “Go Off!” (1988). Setelah merilis album solo pertamanya, “Perpetual Burn” (1988), Jason dilibatkan di rekaman album solo David Lee Roth, “A Little Ain’t Enough (1991)”. Sebelum “Triumphant Hearts”, Jason juga telah melahirkan album “Perspective” (1996), “The Raspberry Jams” (1999), “The Blackberry Jams” (2003), “Collection” (2008) dan “Boy Meets Guitar, Vol. 1 of the Youngster Tapes” (2012).

Saat ini, Jason mengaku tidak lagi merasakan kerinduan untuk bermain gitar. Melainkan lebih merasa bersyukur karena sampai saat ini masih diberi usia panjang dan tetap bisa berkarya. “Sebagian besar orang merasa kasihan pada saya, “ katanya, “dan saya mengerti itu. Saya sudah sangat beruntung, dan bermain gitar tidak lagi menjadi hal yang penting. Saat ini saya jauh merasa sangat bersyukur, dikelilingi orang-orang yang mencintai saya, dan saya masih bisa membuat karya musik.” (MK03)

Kredit foto: Ross Pelton (foto muda) & Paul Haggard

.

 

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY