Bersiaplah untuk “JogjaROCKarta: International Rock Music Festival #2”. Saat ini, seluruh pengisi acara, yakni monster thrash metal legendaris asal AS, Megadeth serta band-band rock elit Tanah Air; God Bless, Edane, ILP, Seringai, Koil, Elpamas, Blackout dan Sangkakala sudah berada di Yogyakarta. Gong acaranya sendiri akan mulai digemakan pada pukul 13.00 WIB besok, 27 Oktober 2018, di Stadion Kridosono, Yogyakarta.

Bahkan, Megadeth sendiri sudah mengungkapkan gairah mereka untuk segera tampil di depan massa musik cadas Yogyakarta. “Sejak kedatangan kami pertama kali di Indonesia pada 2001, (hingga kini) audiens metal di Indonesia semakin besar, “ ujar Dave Mustaine, vokalis, gitaris dan motor utama Megadeth, saat menemui para awak media di acara konferensi pers, tadi siang, di Hotal Hyatt, Yogyakarta.

JogjaROCKarta: International Rock Music Festival sendiri merupakan sebuah momen spektakuler bagi pecinta musik cadas Tanah Air untuk mengukir sejarah bersama para legenda musik dunia dan Indonesia. Seperti halnya yang sempat terjadi pada 2017 lalu, dimana ribuan masyarakat Indonesia dan banyak khalayak dari negeri tetangga berbondong-bondong datang ke Yogyakarta untuk menyaksikan Dream Theater, band progressive metal asal Amerika Serikat yang didaulat menjadi bagian dari suksesnya penyelenggaraan JogjaROCKarta jilid pertama.

Dan hal itu tak menjadikan Rajawali Indonesia Communication sebagai promotor JogjaROCKarta berpuas hati, yang mana pihak promotor kembali menyuguhkan festival musik cadas berskala internasional ini kepada khalayak luas. Tak tanggung-tanggung, festival yang pada tahun ini didukung oleh Bank Jateng tersebut langsung memboyong Megadeth untuk mempresentasikan karya-karya terbaiknya.

Megadeth didirikan oleh Dave Mustaine pada 1983 silam, dan sejak itu kerap terjadi proses pergantian formasi. Saat ini, band yang telah berusia 35 tahun tersebut dihuni oleh Dave Mustaine, David Ellefson (bass), Kiko Loureiro (gitar) dan Dirk Verbeuren (dram). Selama mengukir perjalanannya di industri musik, Megadeth telah menelurkan sebanyak 15 album rekaman yang telah terjual sebanyak jutaan keping di seluruh dunia. Beberapa di antaranya seperti album “Killing is My Bussiness And Bussiness is Good!” (1985), “Rust in Peace” (1990), “Countdown to Extinction” (1992), “Cryptic Writings” (1997), “Super Collider” (2013) dan “Dystopia” (2016). Dan pada 2017 lalu, Megadeth berhasil menyabet penghargaan musik paling bergengsi dunia, yakni Grammy Award untuk kategori best metal performance untuk lagu “Dystopia‟, setelah sempat dinominasikan dalam ajang yang sama sebanyak 11 kali.

CEO Rajawali Indonesia Communication, Anas Syahrul Alimi menuturkan, segala hal yang akan ada dalam gelaran JogjaROCKarta Festival 2018 semuanya telah dipersiapkan secara matang. Seluruh band dipastikan siap menyuguhkan penampilan yang spektakuler.

Alhamdulillah seluruh persiapan berjalan dengan lancar. Dalam JogjaROCKarta Festival 2018 – sama seperti tahun sebelumnya – kami tetap menyuguhkan para legenda musik dalam satu gelaran. Baik itu legenda musik dunia, nasional, maupun legenda-legenda musik rock yang dimiliki daerah,” tutur Anas, menjelaskan.

Project Director JogjaROCKarta Festival, Bakkar Wibowo menambahkan, bahwa pada jilid kedua penyelenggaraan festival musik rock berskala internasional ini, antusias dari masyarakat Indonesia tetap besar seperti yang terjadi pada tahun sebelumnya. Hal itu dapat terlihat dari jumlah tiket konser yang hampir ludes terjual diserbu para calon penonton yang sudah tidak sabar menunggu festival ini digelar.

Walau diciptakan sebagai festival musik rock berskala Internasional, JogjaROCKarta tak pernah lupa untuk menanamkan unsur-unsur budaya lokal yang dimiliki Indonesia dalam setiap perhelatannya. Sebagai contohnya seperti yang terjadi pada JogjaROCKarta jilid kedua, di mana festival ini melibatkan seorang seniman senior Yogyakarta yang dipercaya untuk merespon.

“Pada tahun ini kami melibatkan Ong Hari Wahyu dalam pengerjaan artwork untuk desain panggung JogjaROCKarta Festival 2018. Dan hal ini tidak hanya terjadi saat ini saja, namun di beberapa acara yang kami gelar pun kerap melakukan hal yang sama, di mana selalu ada proses respon yang dilakukan dan selalu bermuatan budaya lokal,” ujar Bakkar.

Sampai hari ini, tiket untuk gelaran Bank Jateng JogjaROCKarta Festival 2018 hampir ludes terjual. Dan untuk acara besok, ujar Bakkar lagi, penyelenggara akan melakukan open gate pada pukul 13.00 WIB dengan menampilkan Blackout sebagai band pembuka.

Direktur Utama Bank Jateng, Supriyatno menyebutkan, bahwa pada tahun ini pihaknya berkesempatan menjadi sponsor utama dari JogjaROCKarta Festival. Tak hanya menjadi sponsor utama, Bank Jateng sebagai bank kebanggaan masyarakat Jawa Tengah yang kini juga beroperasi di Kota Yogyakarta juga memberi keuntungan lebih kepada para nasabahnya untuk mendapatkan tiket gratis yang bisa digunakan untuk menyaksikan seluruh line up yang ada dalam Bank Jateng JogjaROCKarta Festival 2018.

Menurut Supriyatno, salah satu keuntungan yang akan didapat oleh para nasabah baru Bank Jateng yang memiliki saldo minimal Rp 1 juta bisa mendapatkan satu kupon untuk menonton Bank Jateng JogjaROCKarta Festival 2018 di Stadion Kridosono Yogyakarta. Direktur Utama PT. Melon Indonesia by Telkom Indonesia, Dedi Suherman mengatakan bahwa mereka sudah dua kali mendukung JogjaROCKarta Festival sebagai exclusive ticketing partner. Dan nantinya pada hari H akan membuka penjualan tiket OTS mulai pukul 10.00 WIB.

Untuk informasi terbaru seputar JogjaROCKarta Festival #2, juga dapat diikuti melalui akun resmi Instagram, Twitter dan Facebook @JogjaROCKartaFestival dengan tagar #JogjaROCKarta2018 dan atau melalui hotline di nomor 08222 666 4343 atau 0274 521328. (*)

.

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY