Usai menjalani “TDALV Summer Tour 2018” di hampir 20 titik di kota-kota besar di Jawa Timur, unit melodic pop punk asal Malang, Today Alive langsung gerak cepat menyiapkan perilisan sebuah album mini (EP) terbaru bertajuk “Self Reminder”. Dari karya rekaman ini, mereka telah lebih dulu melesatkan single enerjik berjudul “Senja Tanpa Warna”.

Single itu sendiri bercerita tentang perasaan mendalam dari seorang anak terhadap orang tuanya. Dia sangat merindukan masa-masa kecilnya, ketika dia menghabiskan banyak waktu bersama dengan kedua malaikat penjaganya. Anak tersebut tidak siap untuk kenyataan hidup bahwa di balik sorang anak tumbuh dewasa dan bersinar, ada orang tua yang selalu menyelipakan doa hingga menuju senja. Kata ‘senja’ di sini mereka artikan sebagai ‘usia’, sementara ‘tanpa warna’ mewakili perasaan semua orang tua di seluruh dunia, yang tidak ingin lebih bersinar melebihi anaknya.

“Senja Tanpa Warna” direkam Fandi Akhmad (vokal/bass), Romy Fatchurrozy (dram), Rian Dwi Yulianto (gitar) dan Rizal Nandha (gitar) di sebuah studio musik lokal bernama Fourwalls Records di kota Malang. Proses penggarapannya hanya membutuhkan waktu satu hari rekaman dan tiga hari untuk mixing.

Di “Self Reminder”, Today Alive menetaskan enam lagu, yang secara garis besar corak musiknya mengarah ke konsep yang lebih easy listening, yang lebih banyak terserap dari band-band panutan mereka seperti Blink 182, The Story So Far, New Found Glory, Knuckle Puck hingga Neckdeep.

“Berbeda dibanding album selanjutya yang bisa dikatakan sangat terkonsep dalam satu pola musik. Kini Today Alive ada pada tahap pembaharuan konsep musikal, dimana dari keenam lagu tidak ada pola lagu yang sama, tapi tetap pada garis besarnya adalah melodik atau pop punk,” ungkap pihak band kepada MUSIKERAS.

Adalah dua musisi, yakni Fandi Akhmad dan Romy Fatchurrozy yang kebetulan memiliki visi dan misi yang sama dalam bermusik, yang menggagas terbentuknya Today Alive pada pertengahan 2014. Keduanya mengawalinya di sebuah tempat garasi di tengah Kota Malang, yang kemudian dilengkapi oleh Galuh Chandra (gitar) saat Today Alive resmi dibentuk. Tapi Galuh tidak bertahan lama. Pada pertengahan 2015, Rian Dwi Yulianto bergabung menggantikan Galuh, plus dukungan Sofian (gitar). Bersamaan dengan perilisan album fisik pertamanya, “Demo 2015” yang memuat dua lagu berjudul “Tentukan Arah” dan “When I Hope”, Sofian mengundurkan diri. Setelah sempat berjalan dengan formasi trio, tambahan satu personel bernama Rizal Nandha dilibatkan di penggarapan EP “The Lies of Time”, yang dirilis pada 13 Desember 2016 (dan dalam format kaset pada 14 Oktober 2017). (Mdy/MK02)

.

 

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY