Satu lagi pendekar hardcore lahir dari Kota Kembang, Bandung. Grief. – namanya – baru terbentuk tahun ini, namun tak menyia-nyiakan waktu lama untuk langsung menghasilkan sebuah karya rekaman. Baru-baru ini, tepatnya 29 Oktober 2018 lalu, mereka sudah mencecar kuping para metalhead lewat single bergizi bertajuk “In Doubt”.

Ya, single tersebut merupakan lagu pertama yang dirilis oleh trio Danny (vokal), Zacky (gitar) dan Akbar (dram). Secara garis besar, kata mereka, “In Doubt” menceritakan tentang bagaimana suatu jarak kadang bisa menjadi hal terbaik dalam sebuah hubungan. Dan dari sudut musikalitas, geberan musik Grief. sangat agresif, fast-paced dan simpel.

“Cepat, sedikit teknikal dan simpel. Itu yang mungkin bisa kami jelaskan tentang ‘In Doubt’. Referensi dan influence musik kami sendiri kebanyakan dari (band) Misery Signals, Capsize, Counterpart dan As I Lay Dying. Karena memang suatu hal utama buat kami untuk menulis materi dengan genre hardcore itu dengan teknik palm muting (di gitar), regresi kord, voicing chord, power chord sangat menghiasi lagu-lagu kami,” urai pihak Grief. kepada MUSIKERAS.

“In Doubt” juga merupakan bentuk pendewasaan musik dari para personel Grief., melebihi yang mereka alami di band-band sebelumnya. Karena menurut mereka, di band lama, mungkin mereka sangat vokal dalam hal sosial. Tapi di Grief., mereka mencoba hal baru, yang lebih cenderung mengarah ke masalah personal, hal-hal yang dialami sehari-hari, dan mayoritas juga ada hubungannya dengan para pendengar musik Grief.

Ya, walaupun terbilang sebagai band baru, namun para personel Grief. datang dari band-band yang sudah cukup jam terbang di kancah ‘bawah tanah’. Danny sang vokalis merupakan mantan anggota Sequel Of Sunday, sebuah unit metalcore asal Jakarta. Lalu Zacky, saat ini masih terdaftar sebagai personel Colors & Carousels, unit metalcore Bandung. Sementara yang terakhir, Akbar juga masih tergabung di Glare dan Peel, sebuah unit hardcore punk di Bandung.

Proses rekaman untuk “In Doubt” sendiri dieksekusi Grief. di beberapa studio, tepatnya di Depthbase Studio serta Septian Yusuf Studio, dan cukup memakan waktu lama sampai akhirnya bisa dirampungkan. “Ini karena kami bukan murni berasal dari Bandung, satu personel kami (Danny) berdomisili di Jakarta. But it was fun, dan tentunya pengalaman baru buat kami. Karena di band kami masing-masing sebelumnya itu jauh sekali dari apa yang Grief. lakukan sekarang.”

Setelah single “In Doubt”, Grief. kini sudah berancang-ancang untuk meluncurkan album mini (EP) debutnya. Kini sedang menuju proses mixing dan mastering dan akan dirilis sesegera mungkin. (aug/MK03)

.

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY