Setahun sejak merilis album “Dear Desolation”, monster deathcore asal Australia, Thy Art Is Murder kembali ke panggung skena musik cadas. Kali ini dengan memuntahkan sebuah single menyegarkan bertajuk “Death Perception”. Di penggarapan lagu tersebut, Thy Art Is Murder masih diperkuat formasi Sean Delander (gitar), Lee Stanton (dram), Chris “CJ” McMahon (vokal), Andy Marsh (gitar) dan Kevin Butler (bass).

Vokalis CJ sebenarnya sempat mengundurkan diri pada 2015, namun memutuskan bergabung kembali pada awal 2017, beberapa saat sebelum Thy Art Is Murder masuk studio dan menggarap album “Dear Desolation” bersama produser langganan mereka, Will Putney di Graphic Nature Audio in Belleville, New Jersey. Sebelumnya, CJ terbelit masalah kejiwaan, gangguan mental yang sangat ekstrim, dan hal itu diperburuk dengan konsumsi narkoba.

“CJ selalu menyulitkan dan menyebalkan. Dia seorang penyandu narkoba,” ceetus gitaris Andy blak-blakan.

Namun kini, menurut Andy lagi, sejak CJ kembali bergabung di band, masalah-masalah itu mulai bisa dibenahi. CJ sudah berhenti mengonsumsi narkoba dan berhasil membenahi masalah kejiwaannya dengan baik. “Jadi dia sudah tidak terlalu stres. Kini kami juga mulai lebih sukses dan bisa membeli bis agar bisa lebih sering melakukan tur dengan nyaman.”

Kembali ke lagu “Death Perception” yang dirilis dalam format digital dan piringan hitam (vinyl) dalam jumlah terbatas, proses penggarapannya sendiri dilakukan bersamaan ketika para personel Thy Art Is Murder merekam album “Dear Desolation” yang dirilis pada Agustus 2017 lalu via Nuclear Blast Entertainment.

Tentang konsep musiknya sendiri, CJ mengaku sebenarnya kurang suka jika bandnya disebut-sebut sebagai penganut paham deathcore. “Kami mendengarkan begitu banyak jenis musik. Itu yang membuat kami unik.”

Thy Art Is Murder terbentuk di Sydney pada 2006 silam. Sampai hari ini telah merilis empat album studio, yakni “The Adversary” (Juli 2010), “Hate” (Oktober 2012), “Holy War” (Juni 2015) dan “Dear Desolation”. (MK03)

Kredit foto: Thomas Savage

.

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY