Abbay, salah satu musisi senior di skena musik keras Bandung akhirnya turun gunung usai masa ‘tiarap’ yang cukup lama. Bisa dibilang sejak bubarnya Puppen pada 2002 silam, band rock legendaris Bandung yang pernah dihuninya. Kini Abbay menancapkan gairah cadasnya pada sebuah band baru bernama Kill The Day, dan merilis sebuah single perdana berjudul “And Then You Die” pada 5 November 2018 lalu.

Di lagu tersebut, Abbay yang mengawal dentuman suara di register rendah berkolaborasi dengan Eva Gifar (vokal), Cugay (dram) dan Onie Wijaya (gitar) dan menghasilkan paham thrash metal yang agresif, penuh daya di lini vokal plus karakter sound yang bertenaga dan tegas.

Thrash metal sendiri, di mata para personel Kill The Day, sangat sesuai dengan karakter musik yang mereka inginkan. Ada paduan irama yang cepat, agresif, sound yang lebih berat serta entakan beat yang lebih groovy, yang merupakan hasil kombinasi pengaruh dari masing-masing personel yang berbeda beda. Abbay misalnya, lebih sering mendengarkan band-band lawas macam Black Sabbath, M.O.D. hingga Testament. Lalu Cugay cenderung menyukai thrash metal era 2000an seperti Lazarus AD, Havok dan 4ARM. Sementara Onie dan Eva Gifar menegaskan pengaruh dari band-band keras seperti Sepultura, Metallica dan Wall Of Jericho.

“Apa yang kami mainkan itu adalah suatu kenyamanan. (Kami) Mengeksplorasikan musik yang lebih dinamis dan tidak terlalu membatasi diri pada segala jenis musik,” cetus pihak band kepada MUSIKERAS, meyakinkan.

Penggarapan lagu “And Then You Die” sendiri sebenarnya sudah dimulai sejak lama, bersama beberapa lagu lainnya. Sekitar enam bulan. Namun dikarenakan kesibukan para personel serta sandungan masalah pergantian formasi membuat kreativitas mereka tersebut tidak berjalan mulus. “Sungguh proses yang melelahkan dikarenakan juga ada beberapa pergantian personel di dalam tubuh Kill The Day.”

Setelah memuntahkan single “And Then You Die”, setumpuk rencana mulai dieksekusi Kill The Day perlahan. Kini, band yang karirnya mulai digelindingkan pada 2016 lalu ini sedang mempersiapkan perilisan single kedua serta sebuah video klip. Selain itu, proses persiapan menuju perampungan album mini (EP) juga tengah dijalani. “Mudah-mudahan cepat terelisasi. Untuk materi lagu menuju EP sudah berjalan sekitar 70%. Doakan saja supaya tidak ada kendala dan berjalan lancar.” (aug/MK01)

.

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY